oleh

Korban Penganiayaan Dirujuk ke RS Urip Sumoharjo

LAMPUNG TENGAH- Selama tiga hari dilakukan perawatan intensif dari pihak medis Rumah Sakit Harapan Bunda Seputih Jaya Lampung Tengah, sejak Kamis sore hingga Minggu (16/9) malam, kondisi kesehatan Syamsudin tak kunjung membaik. Akhirnya Syamsudin harus dilarikan ke Rumah Sakit Urip, Bandarlampung pada Minggu malam, sekira pukul 23.00 WIB, yang kedua kalinya.
Syamsudin merupakan adik kandung Kepala Kampung (Kakam) Haji Pemanggilan yang menjadi korban penganiayaan dengan dua luka tusukan dibagian perut dan bokong, Pasca perselisihan dan penganiayaan yang terjadi antar keluarga Kepala Kampung Haji Pemangilan Amir dan Raup beserta Idris dan Ibrahim.
Pasca perselisihan, korban Syamsudin terua dilakukan perawatan intensif pihak medis, baik dari Rumah Sakit Harapan Bunda hingga Rumah Sakit Urip Bandar Lampung. Syamsudin sudah dua kali dilarikan ke Rumah Sakit Harapan Bunda, dan rujuk ke Rumah Sakit Urip Bandar Lampung sebanyak dua kali, karena kondisi korban sangat kritis dan tak kunjung membaik.
“Kondisi suami saya sangat kritis mas, kesehatannya terus memburuk. Dari kejadian suami saya terus dilakukan perawatan intensif pihak medis, mulai dari Rumah Sakit Harapan Bunda, kemudian dirujuk Kerumah Sakit Urip Bandar Lampung,” ujar Maimunah (Istri Syamsudin) dengan menetaskan air mata, seolah tak tega melihat kondisi suaminya.
Sebelumnya, Pasca kejadian Syamsudin langsung dilarikan ke Rumah Sakit Harapan Bunda. Karena kondisi kesehatannya sangat tidak memungkinkan, akhirnya korban dirujuk Kerumah Sakit Urip Bandar Lampung. Selang berapa hari setelah dinyatakan Dokter kondisinya sudah membaik, korban pun diperbolehkan pulang. Namun, diduga akibat infeksi, Syamsudin kembali dilarikan ke Rumah Sakit Harapan Bunda Seputih Jaya, Kamis(13/09/2018) sore.
Karena terjadi pembengkakan pada bagian pantat yang terus mengelukan darah dan Kembali dilakukan operasi. Lantaran tak kunjung membaik, akhirnya Syamsudin dilarikan kembali ke Rumah Sakit Urip Bandar Lampung yang kedua kalinya, Minggu (16/9) malam.
Isak tangis pun menyelimuti keluarga korban terutama Maimunah, istri dari Syamsudin yang mendampingi suaminya di Rumah Sakit Harapan Bunda sampai Rumah Sakit Urip Bandar Lampung. Karena korban banyak mengeluarkan darah dari luka tusuk di bokongnya, sehingga harus dilakukan perawatan intensif dari pihak medis Rumah Sakit.
Atas musibah ini, Istri korban Syamsudin pun berharap kepada pihak Kepolisian Polres Lampung Tengah, untuk memproses secara hukum tersangka yang telah melukai suaminya hingga kritis.
“Saya sangat berharap pihak kepolisian segera menangkap pelaku yang telah menganiaya suami saya hingga kondisi nya saat ini kritis.” harap istri korban Syamsudin, dengan meneteskan air mata.
Untuk diketahui, hingga saat ini kasus tersebut masih berlanjut, dan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mendalami kasus tersebut. (Rendra/JJ).

Tulis Komentar

Baca Juga :  Tinjau Bandara dan Fasilitas Kesehatan, Pjs Bupati Pesibar Pastikan Kesiapan Jajarannya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed