oleh

Nanang Gagas Tanam 400 Pohon Vegetasi Pantai

LAMPUNG SELATAN-Aksi bersih pantai dan penanaman pohon vegetasi pantai dilakukan sejumlah pihak di sepanjang Pantai Tanjung Beo, Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan dalam rangka peringatan Lampung Coastal Clean Up Day 2018.

Dalam penjelasan, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto bersama PT Coca Cola Amatil Indonesia (CCAI) dan ratusan masyarakat melakukan aksi bersih-bersih pantai dan penanaman pohon tersebut.

Acara yang dilaksanakan di sepanjang Pantai Tanjung Beo, Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, pada Minggu (16/9), merupakan bagian dari peringatan Lampung Coastal Cleanup Day.

Dalam kegiatan itu dilakukan penanaman 400 batang pohon vegetasi pantai yang terdiri dari mangrove, cemara udang, dan ketapang.

Selain itu, Plt Bupati Lampung Selatan juga melakukan pemasangan 20 unit tempat sampah edukasi.

Nanang berharap, kegiatan tersebut tidak hanya sebatas formalitas semata.

Baca Juga :  Rafa si Pasien Anak Luka Bakar Serius Akhirnya Pulang, Orang Tua Ucapkan Terima Kasih

“Percuma saja kalau kegiatan ini kemudian tidak dilanjutkan oleh masyarakat,” kata Nanang Ermanto. (Ant/JJ).
CAP:Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto menanam pohon di Pantai Tanjung Beo, Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Minggu (16/9) (Foto: Antaralampung.com/HO)
Ruas jalan Simpang Danau segera Diperbaiki
LAMPUNG TIMUR- Pemerintah Kabupaten Lampung Timur segera memperbaiki ruas jalan kabupaten dari Simpang Danau menuju Desa Sumber Marga di Kecamatan Way Jepara dengan pengaspalan hotmix.

“Pemkab memprioritaskan agar jalan Simpang Danau menuju Desa Sumber Marga ini semuanya akan dilakukan pengaspalan sampai dengan hotmix, agar masyarakat Desa Sumber Rejo merasakan kemerdekaan yang sesungguhnya,” ujar Wakil Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari, Senin (17/9).

Zaiful sempat menghadiri hari ulang tahun Desa Sumber Rejo, Kecamatan Way Jepara pada Sabtu (15/9) malam kemarin. Dalam kesempatan itu, dia mengaku menyaksikan kondisi jalan yang rusak dan dikeluhkan oleh warga setempat.

Baca Juga :  Warga Terdampak Pandemi Terima Bantuan Sembako

Pada kesempatan itu pula, di hadapan warga Desa Sumber Rejo, Zaiful menuturkan semasa kecilnya memanfaatkan jalan kabupaten di Simpang Danau.

“Saya ingat, dulu saya masih kecil sekitar tahun 1976 pas dibangun Danau Jepara, saya pernah jalan kaki dari Danau Jepara sampai ke Labuhanratu karena saking ingin lihat Danau Jepara,” ujarnya.

“Sampai Labuhanratu, saya nebeng mobil sampai perempatan Sukadana Darat, karena mobilnya mau pulang. Ini pengalaman saya di Desa Sumber Rejo,” kata Ketua DPC Partai Demokrat Lampung Timur ini pula.

Seingatnya pada waktu itu, sekitar tahun 1976 kondisi jalan kabupaten di Simpang Danau kondisinya sangat baik. Berbeda dengan sekarang kondisinya rusak. Artinya, kata Zaiful pula, ada kemunduran kualitas jalan masa dulu dengan sekarang.

“Tahun 1976 sampai 1978 ini jalannya bagus, tapi sekarang sudah berapa puluh tahun jalannya hancur. Jadi lebih bagus tahun 1976 dibanding 2018, artinya ini Desa Sumber Rejo mundur, ” katanya lagi.

Baca Juga :  Proses Hukum Kasus Kekerasan Terhadap Wartawan di Polres LU Lamban

Karena itu, menurut dia, selain jalan Simpang Danau, jalan kabupaten di Braja Selebah menuju Kecamatan Labuhan Maringgai bakal segera diperbaiki oleh Pemkab Lampung Timur.

“Insya Allah Jalan Braja Selebah yang mengarah ke Labuhan Maringgai juga akan dilakukan pengaspalan pada tahun ini,” kata Zaiful lagi.

Menurut Zaiful, jalan kabupaten di Simpang Danau Way Jepara sangat vital karena menghubungkan Desa Sumber Rejo dengan sejumlah desa di Kecamatan Way Jepara dan kecamatan lainnya, sehingga mendesak segera diperbaiki. A(nt/JJ).

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed