Topan Mangkhut Terjang Cina Selatan 2 Juta Orang Dievakuasi

52

SETELAH melanda Filipina dan kawasan Hong Kong, Topan Mangkhut terus bergerak menerjang China bagian selatan dengan membawa hujan deras dan angin berkecepatan 162 kilometer/jam.

Sejauh ini, menurut media pemerintah Cina, sebanyak dua orang meninggal dunia.

Sebelumnya, Topan Mangkhut telah menewaskan sedikitnya 64 orang di Filipina.

Sebagian besar korban tewas disebabkan oleh tanah longsor. Salah satu insiden terparah terjadi di Kota Ucab. Menurut kepolisian setempat, akomodasi untuk para penambang dihantam longsor sehingga menewaskan sedikitnya 26 orang.

Topan Mangkhut tiba di pesisir Cina, dekat Kota Jiangmen, pada Minggu (16/9) sore waktu setempat.

Kedatangan badai tersebut telah diantisipasi aparat Cina yang menetapkan siaga tertinggi dan menghentikan semua jadwal penerbangan dan kereta.

Siaga tertinggi itu pula yang membuat lebih dari 2,45 juta orang sudah dievakuasi.

Matt Bossons, seorang wartawan asal Amerika Serikat yang tengah berada di Shenzhen, mengaku “merasakan kekuatan angin yang luar biasa kuat”.

“Hujan deras membuat pandangan amat sangat terbatas saat ini. Kami seharusnya pergi pagi ini, namun kami masih di sini karena jalan-jalan utama provinsi semua ditutup dan kereta yang me