oleh

Dukun Pengganda Uang Ditangkap

PESAWARAN – Dukun mengaku bisa menggandakan uang hingga belasan juta rupiah, Kastini (45) warga Jalan Cisaid, Perum Graha, kelurahan Ciruas kota Tangerang, Banten ditangkap aparat Polsek Padangcermin, Pesawaran.

Kapolres Pesawaran AKBP Syaiful Wahyudi, Rabu (19/9/2018) mengatakan, Kastini ditangkap berdasarkan laporan Khoiruddin (51) warga Dusun Duakha, Desa Hanau Berak, Padangcermin, Pesawaran, berdasarkan laporan polisi LP/B-328/IX/2018/RES PESAWARAN/ SEK PACER, tanggal 18 September 2018.

“Pelaku ditangkap aparat Polsek Padangcermin dibantu sejumlah warga di Desa Hanau Berak, Padangcermin, Selasa (18/9) sekitar pukul 17.30,” ujarnya.
Menurut Kapolres, penipuan yang merugikan korban jutaan rupiah ini terjadi pada 23 Kuni 2018 sekitar pukul 16.00, di rumah korban.

Baca Juga :  Hakim Diminta Ungkap Pemotongan 10 Persen Dana BOK Lampura

Kronologisnya, bermula saat korban berada di rumah, datang seorang perempuan (Kastini, red) mengaku dapat menggandaan uang dari Rp1,5 juta menjadi Rp15 juta. Setelah korban dan Kastini berbincang bincang, korban tertarik dan langsung memberikan uang Rp1,5 juta.

“Pelaku membungkus uang tersebut dan memasukkan uang itu ke dalam almari yang ada di kamar korban, ditambah air satu gelas. Selanjutnya lemari berisi uang itu ditutup dan Kastini pulang ke Banten,” tambahnya.

Kemudian, pada Selasa (18/9) sekitar pukul 16.00 wib, korban membuka lemari tersebut dan ternyata uang aslinya hanya ada 2 lembar uang kertas dengan pecahan Rp100 ribu selain itu hanya kertas putih. Akibat kejadian itu korban mengaku dirugikan dan kejadian ini pun dilaporkan ke Polsek Padangcermin.

Baca Juga :  Syamsul Arifin Ajukan Praperadilan Polda Lampung

“Setelah menerima laporan korban dan memeriksa sejumlah saksi diantaranya Rosmaladewi (40), warga Dusun Duakha, Desa Hanau Berak dan Ahmad Sanusi (44), warga Desa Purwosari, Kecamatan Klumbayan Barat, Tanggamus, aparat Polsek Padangcermin, yaitu Kanit intelkan Aipda Mastam, dibantu sejumlah warga menangkap Kastini yang kebetulan berada di Desa Hanau Berak, Padangcermin,” lanjutnya.

Polisi menyita barang bukti berupa satu ikat uang namun uang yang asli hanya 2 lembar pecahan kertas senilai Rp200 ribu yang posisinya berada ditumpukan atas dan dibawah sedangkan yang berada ditengahnya hanya kertas biasa.
“Tersangka kami kenakan Pasal 378 KUHP tentang penipuan,” kata Kapolres Pesawaran. mus

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed