oleh

Imunisasi MR di Waykanan Capai 72,12 Persen

WAYKANAN- Pelaksanaan imunisasi Melaes Rubella (MR) di Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung telah mencapai 72,1 persen dari 95 persen yang ditargetkan, kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Waykanan Farida Aryani, Rabu (19/9).

Ia menjelaskanm, pelaksanaan imunisasi MR di Waykanan telah dilaksanakan sejak Agustus 2018, diharapkan hingga akhir September 2018 target tersebut dapat dituntaskan.

Untuk mencapai target imunisasi MR, kata dia, pihaknya telah melaksanakan evaluasi dan koordinasi agar pelaksanaan imunisasi tersebut dapat terus berjalan.

“Kita melakukan evaluasi agar bisa memantau apakah ada kendala dalam pelaksanaan imunisasi MR ini,” kata Farida.

Menurut dia, dengan dilakukan evaluasi ini dapat terlihat berapa persen yang sudah tercapai dan berapa yang harus diselesaaikan hingga akhir September 2018.

Dengan adanya evaluasi dan koordinasi ini target 95 persen bisa terselesaikan pada akhir September, ujarnya.

Farida mengharapkan bantuan dari seluruh tenaga kesehatan, tenaga pendidik untuk bisa terus melakukan sosialisasi tentang imunisasi MR kepada orang tua dan bahayanya jika tidak dilakulan imunisasi MR tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Waykanan Saipul mengatakan perlu ada arahan dan pengawasan terhadap pihak sekolah dan masyarakat agar bisa melakukan vaksin MR terhadap anak-anak.

“Banyak bahaya akibat MR, jadi orang tua bisa segera melakukan vaksin tersebut apalagi ini gratis di berikan oleh pemerintah,” katanya.

Baca Juga :  Proses Hukum Kasus Kekerasan Terhadap Wartawan di Polres LU Lamban

Waykanan merupakan salah daerah yang konsisten di bidang kesehatan, salah satunya mendukung dan berkomitmen mendukung imunisasi MR tersebut kepada anak-anak.

Dengan target 95 persen anak-anak diberikan vaksin MR maka diharapkan penyebaran virus ini semakin kecil, kata Sekda.

Ia mengharapkan target 95 persen itu dapat diselesaikan pada akhir September 2018, karena itu dengan pertemuan ini perlu ada kesepakatan dengan komitmen dari MUI dan didukung oleh Kemenag Waykanan, sihingga pelaksanaan imunisasi MR bisa tercapai.

“Apalagi saat ini sudah ada fatwa MUI, sehingga masyarakat jangan ragu lagi untuk ikut imunisasi MR,” kata Saipul. (Ant/JJ).
Cap: Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Waykanan Farida Aryani (tengah) foto bersama usai rapat koordinasi dan evaluasi kampanye imunisasi Melaes Rubella (MR) di Aula PKK setempat. (Foto: Antaralampung.com/Emir Fajar Saputra)

93 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik
WAYKANAN– Bupati Waykanan Raden Adipati Surya melantik 93 pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung.

“Pelantikan ini untuk penyegaran. Setelah dilantik para pegawai harus benar-benar bekerja dengan baik demi mewujudkan Waykanan Maju dan Berdaya Saing 2021,” kata Adipati di Blambangan Umpu, Rabu (19/9).

Menurut dia, pelantikan ini merupakan sebuah proses dari sistem pembinaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) yang harus dilaksanakan.

Baca Juga :  65 KK di Pekon Kembahang Lambar Terima BLT DD

Mutasi atau alih tugas jabatan bagi ASN merupakan hal biasa dan wajar serta memang harus terjadi sesuai dengan kepentingan organisasi birokrasi yang bertujuan untuk menumbuhkan suasana baru bagi pejabat yang bersangkutan.

Dengan pejabat tersebut dapat meningkatkan prestasi kerja dan memenuhi tuntutan bagi kelancaran dan suksesnya pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang dibebankan pada instansi dimana pejabat yang bersangkutan bertugas.

Adipati menjelaskan, setelah dilakukan pelantikan ini agar secepatnya menjabarkan tugas pokok dan fungsi jabatannya masing-masing, pahami tata kerja dan peraturan perundang-undangan yang terkait dengan lembaga yang dipimpin.

“Sangat penting untuk dipahami adalah apa yang menjadi batasan wewenang dan peran masing-masing, sehingga terhindar dari kesalahan prosedur yang dapat merugikan nama baik pribadi ataupun Pemkab Waykanan,” kata Bupati.

Setiap pejabat yang dilantik merupakan PNS yang memiliki keahlian dan keterampilan di bidang pengawasan dan bersifat mandiri memiliki kewenangan untuk melaksanakan audit terhadap SKPD.

Adipati mengharapkan kepada ASN yang baru dilantik dapat meneguhkan niat dan tekad untuk menjadi tauladan, baik dalam menjalankan tugas maupun sebagai anggota masyarakat, semua itu jelas tercermin dalam setiap pelaksanaan tugas kerja sehari-hari dengan mengembangkan disiplin, profesionalisme dan prestasi kerja.

Pelantikan pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemkab Waykanan tahun 2018 ini berjumlah 93 orang yaitu eselon IV sebanyak 65 orang, dan Eselon III sebanyak 17 orang termasuk empat camat dan 11 auditor. A(nt/JJ).
Pemkab Lamsel Salurkan Bantuan RTM
LAMPUNG SELATAN- Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memberikan bantuan melalui Program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) bagi rumah tangga miskin (RTM) pada dua kecamatan di kabupaten ini.

Baca Juga :  KPU Pesibar Resmi Tetapkan Tiga Pasangan Calon Bupati

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, di Kalianda, Rabu, pemkab setempat memberikan bantuan Program Bekerja bagi RTM pada dua kecamatan, yaitu di Desa Taman Agung, Kecamatan Kalianda, dan Desa Beringin Kencana, Kecamatan Candipuro.

Di Desa Taman Agung, bantuan menyasar bagi Kelompok Tani Wanita (KWT) Mandiri, berupa bantuan dana dekonsentrasi yang diperuntukkan membuat Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) sebesar Rp50 juta.

Sedangkan, di Desa Beringin Kencana, bantuan berupa 50 ekor day old chick (DOC) anak ayam, 50 ekor day old duck (DOD) anak itik, beserta bantuan pakan selama enam bulan, vaksin, plus dana untuk membuat kandang.

Melalui bantuan-bantuan tersebut, PLt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mengharapkan terjadi peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi RTM yang menerima bantuan tersebut. (Ant/JJ).

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed