Pidato Perdana Loekman: Ajak Warga Hidup Rukun dan Saling Menyayangi

74

LAMPUNGTENGAH – Resmi dilantik pada 20 September 2018, dalam sisa masa jabatan 2016-2021, Bupati Lampung Tengah Hi. Loekman Djoyosoemarto, S.Sos., pertama kalinya melakukan pidato sebagai bupati di depan seluruh anggota DPRD Lamteng, dalam rapat Paripurna istimewa yang digelar di gedung DPRD setempat, Jumat (21/9/2018).

Rapat paripurna itu dipimpin langsung Ketua DPRD Lamteng Hi. Ahmad Junaidi Sunardi, didampingi Wakil Ketua I Raden Zugiri, Wakil Ketua II Riagus Ria, Wakil Ketua III Hi. Joni Hardito, para anggota DPRD, dan Sekertaris DPRD Lamteng Syamsi Roli.

Nampak hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Tengah Hi. Adi Erlansyah, para Asisten dan Staf Ahli dilingkungan Pemkab Lamteng, para Kepala SKPD, Badan/Bagian, dan jajaran Forkopimda Lampung Tengah.

Dalam pidato perdananya sebagai Bupati Lampung Tengah definitif, Loekman Djoyosoemarto mengucapkan apresiasi kepada seluruh Anggota Legislatif dan masyarakat Lamteng yang telah mendukungnya untuk meneruskan program pembangunan di Bumi Beguai Jejamo Wawai.

“Saya ucapkan apresiasi kepada Ketua DPRD dan semua anggota serta masyarakat Lampung Tengah yang mengucapkan selamat kepada saya. Mudah-mudahan ucapan selamat yang banyak ini akan menjadi amanah bagi saya dalam menjalankan program pemerintah di Lamteng. Seperti yang sudah dilakukan pemimpin terdahulu,” ucap Loekman dalam pidatonya.

Bertepatan dengan Hari Perdamaian Nasional 1982 yang jatuh pada hari ini, Jumat 21 September 2018, Bupati Loekman juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu hidup rukun, saling menyayangi satu sama lain, selalu menjaga tali silaturahmi dan panji-panji demokrasi, serta menghidupkan kembali budaya gotong royong di Kabuaten Lamteng.

Pada kesempatan ini saya akan mengutip kata Bung Karno. Bung Karno katakan ditengah maraknya isu sara dan ujaran kebencian di media sosial sesungguhnya ada yang igin mengadu domba dan memecah belah bangsa. Ini harus diperhatikan oleh semua penduduk bangsa karena kita lahir dari satu kesatuan maka jangan sampai kita dipecah belah bangsa lain.

Kita bangsa Indonesia ibarat sapu lidi. Jika lidi dipisahkan maka akan bercerai berai. Tapi jika lidi diikat maka akan menjadi sapu lidi yang kuat dan tidak mungkin bisa di patahkan. Seperti halnya dengan bangsa kita ini, jika kita bersatu maka bangsa ini akan kuat, tapi jika kita bercerai berai maka akan rapuh.

“Dari isi pidato Bung Karno diatas, saya mengajak semua unsur untuk selalu bersatu padu dalam membangun Kabupaten Lampung Tengah ini kearah yang lebih baik lagi, dengan tekat memajukan kesejahtraan masyarakat. Demokrasi menciptakan pembangunan nasional. Mari kita mementingkan kepentingan masyarakat dan bekerja secara konstitusi,” ajaknya.

Dalam pidatonya Bupati Loekman juga mengingatkan bahwa, 17 April 2019 akan dilaksanakan pesta demokrasi yakni Pilpres dan Pileg. Ia pun meyakini ditahun tersebut akan menjadi tahun politik yang semakin intens dengan persaingan yang ketat dan panas, karena suhu politik sudah bisa dirasakan saat ini.

Meski demikian, roda perekonomian harus terus di jaga, karena tidak terlepas dalam perpolitikan. Tanpa politik dan keamanan yang kondusif maka perkonomian di daerah kita ini tidak bisa bertahan dengan baik. Untuk itu, stabilitas perpolitikan harus dijaga dengan baik, agar tidak menghambat laju perekonomian dan pembangunan.

Bupati Gotong Royong ini pun menjelasakan, bahwa wilayah Kabupaten Lampung Tengah sangat luas dan strategis, sehingga menjadi rujukan lumbung pangan di Provinsi Lampung. Ia yakin dan percaya Lamteng kondusif dan tumbuh perekonomiannya. Jika kondusif dan tumbuh maka akan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat.

“Di tahun politik ini, saya juga mengajak para calon Legislatif, untuk memberikan pemahaman dan pencerahan kepada masyarakat agar cerdas untuk tidak golput.
Mari berkompetisi secara sehat. Hindari berita hoax dan ujaran kebencian. Berikan informasi kepada masyarakat dengan baik, agar ekonomi kita berjalan dengan lancar, dan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat,” harapnya.

Diakhir pidato perdana nya sebagai Bupati Lampung Tengah definitif, Loekman juga mengharapkan dukungan dan restu DPRD dan masyarakat Lamteng. “Sejak dilantik sampai sisa masa jabatan saya kedepan, saya atas nama Pemkab Lamteng meminta dukungan penuh kepada rekan-rekan legislatif dan masyarakat, dalam menjalankan program-program pemerintah.”pungkasnya.(Rendra)

Haluan TV APK