oleh

Waspadai Radikalisme, Terorisme dan Kriminalitas Ganggu Tahun Politik

Bandarlampung, Masyarakat Lampung khususnya dan Indonesia ummnya diharapkan mewaspadai gangguan radikalisme, terorisme dan kriminalitas yang ganggu tahun politik baik pemilu legislatif dan pemilihan presiden tahun 2019.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Kelompok Sadar Hukum Masyarakat Mitra Kamtibmas-Polri Bandarlampung Ir. Firmasyah Rusli di Bandarlampung, Minggu (23/9).

Dikatakan, masyarakat harus ekstra waspada dan hati-hati menyikapi munculnya gerakan radikalisme, terorisme berbau agama dan tindak kriminalias berbagai bentuk kejahatan jelang tahun politik maupun selama hajatan pemilu legislatif dan pilpres dalam berbagai bentuk dan modusnya.

Menurut pejabat teras Kabupaten Pesawaran ini, kejahatan radikalisme dan terorisme merupakan ancaman nyata dan serius dan tidak bisa dianggap enteng atau sepele. Jangan sampai sudah terjadi baru kita sibuk setelah kecolongan, kata dia.

Baca Juga :  PH Mencium Penangkapan SA Dipaksakan

Firmansyah memberi contoh negara-negara lain yang kondisi kamtibmasnya terganggu dan tidak stabil karena gangguan keamanan, tindak kejahatan terorisme, radikalisme maupun gangguan keamanan lainnya. Contoh Pakistan, Afgansitan, Yaman, Irak dan Suriah.

Mereka konflik dipicu persoalan politik dan agama dan konflik sektarian. Sehingga negara kacau dalam kondisi tidak aman. Mereka tidak bakal bisa membangun negaranya kalau kondisinya kacau. Rakyatpun menderita, kelaparan dan penyakit dimana-mana, ujarnya.

Begitu juga gangguan kriminalistas dan kamtibmas yang dapat mempengaruhi perekonomian negara dan masyarakat. Investor pasti takut menanamkan modalnya di Indonesia khususnya Lampung sehingga berdampak pada kerugian nasional.

Firmansyah mencontohkan tindak kejahatan begal, curanmor, curat dan curas yang sangat meresahkan rakyat. Polda Lampung kini bertindak tegas dengan melakukan operasi kejahatan skala luas dan mampu menekan angka kejahatan, meskipun belum bisa memberantas habis seluruh pelakunya.

Baca Juga :  Oknum Sipir Diringkus Main Narkoba di Lapas Kota Agung

Firmansyah juga menghimbau tokoh Ormas, tokoh agama, tokoh politik, tokoh adat maupun seluruh elemen pemuda, mahasiswa agar menjaga suasana kondusif selama hajatan politik pemilu legislatif dan pemilihan presiden. Jangan sampai hajatan politik dan demokrasi lima tahun gagal karena ulah sekelompok oknum yang anti demokrasi maupun anti kemapanan.

Bahkan adanya kelompok oknum eks Ormas terlarang yang berupaya ganggu hajatan nasional, termasuk upaya mereka yang meminta golput dan upaya penggagalan pesta demokrasi lainnya, ujar dia.

Kami bersama Polri terus melakukan sosialisasi pada masyarakat untuk bersama sama membangun kesadaran hukum dan berdemokrasi yang santun dan beretika sesuai budaya Indonesia. Termasuk media sosial internet agar dijauhkan hal hal yang vulgar dan menyebarkan berita fitnah maupun Hoax yang berdampak pada konflik horizontal di masyarakat.

Baca Juga :  Tekab 308 Porles Way Kanan Ringkus Pelaku Curmor

Polri kini telah melakukan patroli syber terhadap pengguna medsos yang bisa memicu kerawanan dan konflik di ranah akar rumput karena beda pilihan kandidat capres atau konflik politik dan gangguan kriminalitas lainnya, kata dia. Rls/Ilh

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed