oleh

Terciduk! Manager Golden Dragon Meringkuk di Penjara

BANDARLAMPUNG – Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung dan DENPOM/II SWJ menangkap Al Faiz (28), manager Golden Dragon setelah merazia lokasi hiburan malam itu, Sabtu (22/9) dinihari. Dari test urine, ia posititf menggunakan narkoba jenis sabu.

Direktur Reserse (Ditres) Narkoba Polda Lampung, Kombes Pol Shobarmen membenarkan penangkapan tersebut. “Tersangka sudah kami tahan untuk kepentingan penyidikan selama 20 hari ke depan,” kata Shobarmen, Senin (24/9/2018).

Selain tersangka, petugas juga menjaring perempuan cantik bernama Vernie yang diketahui bekerja sebagai DJ sekaligus kekasih hati tersangka. Namun peramu musik berdentum ini akhirnya ‘selamat’ setelah hasil test urine-nya dinyatakan negatif.

Petugas berusaha mengumpulkan barang bukti dengan cara melalukan penggeledahan di mobil Honda Civic AE-1940-BZ yang parkir di areal Golden Dragon. Di sini petugas menemukan paket kecil sabu, berikut cotton buds, pipet, korek api gas, dan pirex.

Baca Juga :  Gubernur Kukuhkan 5 Pjs Bupati dan Serahkan Surat Plt Bupati Pesawaran

“Akan kita jerat Pasal 112 dan Pasal 114 Undang-undang Narkotika No.35 Tahun 2009, yakni bahwa setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika golongan I, bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun,” tegas Shobarmen.

Dari hasil pemeriksaan, Al Faiz mengaku sudah terlibat dalam tindak penyalahguna narkoba jenis sabu kurang lebih satu tahun. “Pengakuannya sudah satu tahun pakai sabu. Tapi kami masih dalami lagi keterangannya apakah dia ini mengedarkan atau bahkan seorang bandar, ini terus kami dalami. Dia ngaku beli barang itu (sabu) dari Jakarta,” katanya.

Al Faiz diperiksa karena mencoba kabur saat petugas gabungan masuk ke dalam diskotik Golden Dragon. Bahkan ia sempat mencoba menghubungi seseorang, namun petugas dengan sigap mengamankan ponselnya.(iwa)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed