oleh

BKKBN Gelar Diklat KKBPK Bagi Keluarga TNI

BANDARLAMPUNG- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Lampung, menggelar pembukaan Diklat Teknis Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) bagi TNI Provinsi Lampung. Kegiatan ini dilangsungkan di ruang kelas atas Bidang Pelatihan Dan Pengembangan Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Selasa (25/9)
Menurut Kepala BKKBN Lampung Uliantina Meiti, yang disampaikan Kepala Sub Bidang Amir Husin, sasaran pembangunan kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga pada prinsipnya untuk membentuk keluarga keluarga kecil berkualitas.
“Yaitu terkendalinya pertumbuhan penduduk dan meningkatkannya jumlah keluarga kecil dan berkualitas, sehingga permasalahan kependudukan dapat teratasi secara optimal,” jelasnya.
Untuk itu, jelasnya, kebijakan kependudukan di Indonesia saat ini ditunjukkan untuk mewujudkan keserasian, keselarasan dan keseimbangan antara kuantitas, kualitas dan persebaran dengan daya dukung alam dan daya tampung lingkungan guna menunjang pelaksanaan pembangunan nasional yang berkelanjutan.
“Latar belakang dari kebijakan tersebut sampai saat ini Indonesia masih menghadapi empat permasalahan kependudukan yang meliputi kuantitas, kualitas, persebaran dan data kependudukan,” ungkapnya.
Ia juga menilai, jika dilihat dari aspek kualitas bahwa indek pembangunan manusia (IPM) Provinsi Lampung sebesar 71,94 atau berada pada peringkat 21 dari 33 provinsi dan peringkat 10 dari 10 provinsi di Sumatra. “Hal tersebut merupakan pekerjaan bagi kita semua untuk mendidik, membina dan memberdayakan SDM di Provinsi Lampung agar lebih baik berkualitas di masa yang akan datang,” tandasnya,

Selain itu, jelasnya, Tentara Nasional Indonesia (TNI) mempunyai peran yang sangat strategis dalam mendukung pemerintah khususnya dukungan terhadap program BKKBN.
“Wujud dari dukungan tersebut adalah dengan telah ditandatangani nota kesepahaman antara BKKBN dan tentara nasional Indonesia. Tentang penguatan dan percepatan pencapaian sasaran program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga,” ujarnya.
Ditambahkannya, jika tujuan dilaksanakannya Diklat ini agar meningkatkan pengetahuan, sikap, perilaku, wawasan dan keterampilan tentang program BKKBN bagi TNI ( Babinsa), meningkatkan peran TNI sebagai bagian dari tenaga penggerak program KKBPK sekaligus sebagai agen perubahan,” tandasnya. (Ria/JJ).

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed