oleh

Pembunuh Pensiunan TNI AL, Divonis 12 Tahun Penjara

JAKARTA, – Supriyanto (20) divonis 12 tahun penjara atas aksinya merampok dan membunuh Hunaedi (80), pensiunan TNI AL di Pondok Labu, Jakarta Selatan pada April 2018.
Vonis dibacakan Ketua Majelis Hakim Kartim Haerudin dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (25/9/2018).

“Mengadili, menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan dalam keadaan yang memberatkan dan mengakibatkan orang lain mati.

Oleh karena itu, menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan penjara 12 tahun,” kata Kartim, Selasa sore. Vonis ini lebih rendah tiga tahun dari tuntutan jaksa. Jaksa sebelumnya menuntut 15 tahun penjara dengan dakwaan pembunuhan berencana sesuai Pasal 340 KUHP.

Baca Juga :  Tekab 308 Porles Way Kanan Ringkus Pelaku Curmor

Namun, hakim tak setuju dengan pasal yang didakwakan. Hakim menilai Supriyanto lebih tepat dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. “Hakim tidak sependapat dengan Jaksa Penuntut yang menjatuhi hukuman 15 tahun karena terlalu berat,” ujar Kartim.

Dalam pertimbangannya, hakim menyebut sejumlah hal yang memberatkan vonis. Tewasnya Haerudin di tangan Supriyanto dianggap tidak berperikemanusiaan. Selain itu, Haerudin juga dianggap meresahkan masyarakat dan merugikan orang lain.

“Adapun hal yang meringankan, terdakwa terus terang dan menyesali perbuatannya,” kata Kartim. Selain hukuman pidana penjara dipotong masa tahanan, biaya perkara sebesar Rp 2.000 dibebankan kepada Supriyanto.

Diberitakan sebelumnya, Hunaedi tewas di rumahnya di Kompleks TNI AL, Pondok Labu, Jakarta Selatan, pada 5 April 2018 malam. Dia tewas bersimbah darah dengan beberapa luka tusuk.

Baca Juga :  Jenazah Pratu Dwi Dimakamkan di Lampung Tengah

Sebelum dibunuh, sehari sebelumnya Hunaedi menerima Supriyanto di rumahnya. Supriyanto awalnya berpura-pura menanyakan alamat kepada Hunaedi untuk mengamati situasi di rumah Hunaedi. Saat Hunaedi lengah, Supriyanto masuk ke rumah tersebut dan mengambil uang Rp 3,2 juta di atas meja. kps

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed