oleh

Pelajar Diharapkan Tidak Alergi Pelajaran Matematika

PANARAGAN- Kepala Dinas Pendidikan Tulangbawang Barat (Tubaba) Amrullah berharap pelajaran matematika jangan dinilai sebagai pelajaran yang sulit bagi siswa. Karena selama ini matematika dianggap menjadi momok menakutkan bagi pelajar, sehingga tidak jarang pelajar tidak menyukai pelajaran berhitung ini.
“Kami berharap siswa di Tubaba yang semula tidak suka matematika menjadi suka, yang semula tidak hobby menjadi hobby,” ujarnya, Senin (25/9/2018).
Pria ramah ini juga berharap, di Tubaba ada kampung yang dinamai kampung matematika.
“Kita wajib mendukung semangat bapak Bupati Umar Ahmad, yang sangat peduli dengan kemajuan dunia pendidikan di Tubaba ini,”ujarnya.
Maka Amrullah meminta kepada semua guru di Tubaba, khususnya guru kelas 6 SD, dan guru kelas 9 SMP untuk lebih dahulu menyukai matematika.Menurut Amrullah, jika siswa sudah berhasil memahami pelajaran matematika pelajaran yang lain tidak akan ketinggalan.
Sementara itu pakar Matematika Prakoso mengungkapkan, survei yang ia lakukan mayoritas para pelajar tidak menyukai matematika.”Survei kami selama 8 tahun siswa tidak menyukai matematika, bahkan kebanyakan mereka mencari tempat kuliah yang tidak ada matematika. Padahal kalau siswa paham matematika pasti pelajaran yang lain tidak akan ketinggalan,”ujarnya.
Maka dengan metode belajar matematika menggunakan kurikulum dunia olimpade, akan menarik simpati siswa.”Siswa akan merasa nyaman belajar dengan sistem ini, karena mereka belajar bisa sambil bermain dan tidak merasa jenuh,”ujarnya.
Prakoso yang merupakan juara olimpiade matematika tingkat internasional ini menargetkan siswa di Tubaba menyukai matematika, sehingga program Tubaba menjadi kampung matematika segera terwujud.
Terpisah, pemerhati pendidikan Tubaba H.Koiri, S.Pd.MM mengapresiasi program kepala dinas pendidikan Tubaba.Karena program tersebut, sangat sesuai dengan program bupati Umar Ahmad, yang sangat peduli dengan kemajuan pendidikan.”Saya sangat mendukung program pak kadis, karena program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama siswa sekolah,”ungkapnya.
Koiri juga optimis, dengan diwujudkannya kampung matematika di Tubaba siswa sekolah tidak akan ketakuran dengan pelajaran tersebut.” Dan program bapak bupati Umar Ahmad,SP dan wabup pak Fauzi Hasan, SE,MM, yang berniat mencerdaskan masyarakat Tubaba menjadi nyata, dan bukan hanya isapan jempol,”ungkapnya. (Toni/JJ).

Tulis Komentar

Baca Juga :  Beri Contoh Berdemokrasi yang Baik, Pasangan WaRu Turunkan Langsung APKnya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed