oleh

Terkait DD Pekon Sukoharjo IV, Transparansi Inspektorat Dipertanyakan

PRINGSEWU-Transparansi terkait audit dugaan penyimpangan dana desa tahun 2017 di Pekon Sukoharjo IV, Pringsewu, dipertanyakan. Pasalnya, pihak Inspektorat Pringsewu terkesan tidak terbuka atas hasil audit DD Pekon Sukoharjo IV.
“Tugas saya hanya memberikan rkomendasi, silahkan tanya sama bupati hasil Riksus,” kata Inspektur Endang Budiarti, saat ditanya terkait hasil Riksus DD pekon SUkoharjo IV, Rabu (26/9).
Sikap Inpekstur ini sangat bertentangan dengan amanah Undang Undang Keterbukaan Publik No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbuakan Informasi Publik . Yang mana setiap badan publik wajib menyampaikan ke publik sebagai bentuk transaparasi atas pengelolaaan anggaran kerja, program kerja dan kinerja kerja dari badan publik yang bersangkutan dengan mengunakan alat penyapaian informasi melalui media.
Hal yang sama diperlihatkan oleh Irban II Yanuar, yang meminta awak media untuk memeprtanyakan hal itu ke pimpinan.
“Silakan kofirmasi ke pimpinan, saya tidak berkompeten terkait masalah itu,” tegasnya.
Menurutnya, Irban hanya sebatas pengawasan dan pembinaan terhadap pengunaan dana desa dan dana ADP agar pelasanaanya sesuai aturan. Sedangkan tugas dari APIP (Aparatur Pengawas Interen Perintah) hanya sebagai pembinaan dan pengawasan untuk dalam pelaksaan dana desa juga dana ADP yang lebih baik.
Untuk diketahui, penyidikan kasus dugaan penyimpangan Dana Desa Pekon Sukoharjo 4 tahun 2017 terus bergulir oleh Kejaksaan Negeri (Kejari ) Pringsewu bahkan pemeriksaan saksi saksi dalam tahap pulbaket puldata.
Dalam proses penyidikan pihak kejaksaan tentunya sudah melalui tahapan tahapan yang sangat panjang hingga dugaan penyipangan dapat diurai dan dari kasi intel hingga pelimpahan pada kasi pinsus
Menurut Kasi Intel Bayu Wibowo Sh.MH, dalam kasus dugaan penyimpangan dana desa tahun 2017 Pekon Sukoharjo 4 sudah tahap penyidikan .
“Sejauh ini penyimpangan yang sudah kita temukan proyek pembangunan jalan onderlah dan juga beberapa item pada anggran dana desa tahun 2017,” jelasnya.
Ia juga menambahkan pihaknya sudah melakukan pemerikasa terhadap kepala pekon, bendahara pekon,aparat pekon hingga pekerja. (Tim/JJ).

Tulis Komentar

Baca Juga :  Rapi Wilayah 03 Tanggamus Sapa Masyarakat di Studio Cahaya 87.9 FM

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed