oleh

Polisi Bekuk Tersangka Curanmor

WAY KANAN – Polisi membekuk satu orang diduga pelaku curas ranmor berinisial ABS (33) warga Kampung Tiuh Balak, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan.

Kapolres Way Kanan AKBP Doni Wahyudi, melalui Kapolsek Banjit AKP Puji Terisno, Kamis (27/9/2018), menuturkan curas ranmor terjadi pada Kamis (28/05/2015) sekitar pukul 21.00 wib, di Jalan Dusun Ulak Mandang, Kampung Simpang Asam, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan.

Saat itu, korban Abu Hanifah (23) bersama – sama rekannya berboncengan, mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Vega ZR BE 3056 WA, melintas di jalan Dusun Ulak Mandang.

Kemudian dari arah belakang korban, datang tiga pelaku inisial ABS, RO (28) dan Manto (36), dengan mengendarai satu unit sepeda motor yamaha vixon dan lansung memepet korban.

Baca Juga :  Kodim 0427/WK Gelar Latihan Menembak

Dua pelaku yakni RO dan Manto turun dari motor, saat sepeda motor berhenti, pelaku mengancam dan memukul korban kearah bagian wajah sehingga korban ABU terjatuh bersama rekannya dari atas sepeda motor.

Lalu ketiga pelaku berhasil pergi membawa sepeda motor milik korban. Setelah kejadian itu korban datang melaporkan ke Polsek Banjit, petugas yang mendapatkan laporan langsung melakukan penyelidikan.

Atas laporan informasi dari masyarakat, pelaku inisial ABS keluar dari persembunyian, selama tiga tahun dan telah kembali berada dikediamannya. Sehingga PS (penjabat sementara) Kanit Reskrim Bripka Salmon Okta A bersama anggota Polsek Banjit melakukan penyergapan pada hari Selasa (25/09/2018), sekitar pukul 00.30 wib.

Setelah itu anggota langsung mengamankan pelaku tanpa perlawananan berikut barang bukti satu unit sepeda motor merk Yamaha Vega ZR, warna hitam putih nopol : BE 3056 WA dan satu set kunci leter T.

Baca Juga :  Danrem 043/Gatam Sambut Kunker Pangdam II/Swj di Makorem 043/Gatam

Untuk pelaku ABS dan barang bukti dibawa ke Polsek Banjit guna dilakukan peneyelidikan lebih lanjut, sedangkan rekan pelaku inisal RO (28) masih DPO dan MANTO (36) Warga Kampung Tiuh Balak Balak, Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan sudah menjalani hukuman terlebih dahulu.
Pelaku akan dikenai sanksi, dikarenakan melanggar pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal selama sembilan tahun, ungkapnya. Sir

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed