oleh

Pekon Podomoro Hibahkan Lahan ke Pemkab Pringsewu

PRINGSEWU – Sebagai wujud partisipasi masyarakat dalam membangun daerahnya, warga Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu telah menghibahkan sebagian tanahnya secara sukarela kepada Pemerintah Kabupaten Pringsewu untuk dibangun jalan tembus menuju komplek perkantoran Pemkab Pringsewu.
Tanah hibah masyarakat Pekon Podomoro untuk pembangunan jalan tersebut mencapai panjang 2 km, dengan lebar bervariasi mulai 6 hingga 7 dan 8 meter.
Menurut Kepala Pekon Podomoro Hendri Sutarwan, warganya sebetulnya telah menghibahkan sebagian tanahnya kepada Pemerintah Kabupaten Pringsewu pada era Penjabat Bupati Pringsewu pertama Masdulhaq pada tahun 2010 silam untuk dibuatkan jalan tembus menuju komplek perkantoran Pemkab Pringsewu, yang sebelumnya didahului dengan proses musyawarah antarwarga.
“Panjang seluruhnya yang sudah dihibahkan mencapai 2.000 meter dengan lebar dari titik tengah masing-masing 3 meter kiri dan kanan, atau 6 meter, bahkan bervariasi ada yang 7 dan 8 meter, dimulai dari depan Perumahan Perdana Village Podomoro hingga titik batas wilayah Pekon Klaten, Kecamatan Gadingrejo, yang dahulu masih wilayah Pekon Yogyakarta. Sementara sisanya sepanjang 500 meter hingga perkantoran Pemkab Pringsewu, belum dibebaskan karena masuk wilayah Pekon Klaten,” jelasnya.
Oleh karena itu, Hendri meminta pihak Pemkab Pringsewu dapat segera merespon dan menindaklanjuti permintaan masyarakat atas tanah hibah masyarakat Pekon Podomoro tersebut, untuk dapat dibuatkan jalan menuju komplek perkantoran Pemkab Pringsewu, karena dapat memangkas jarak tempuh dan mempersingkat waktu tempuh.
“Dari Podomoro menuju Kantor Bupati Pringsewu hanya berjarak 2,5 kilometer, sehingga nantinya jika sudah dibuka jalan ini, masyarakat yang dari arah Podomoro dan sekitarnya tidak perlu memutar melalui Kota Pringsewu, sehingga hal tersebut akan dapat memperlancar transportasi masyarakat,” ujarnya.
Menanggapi permintaan tersebut, Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. berjanji akan segera menindaklanjuti hal tersebut. Apalagi masyarakat dengan sukarela telah menghibahkan sebagian tanahnya kepada pemerintah tanpa ganti rugi, untuk selanjutnya dapat dibangun jalan.
“Ini merupakan sesuatu yang sangat luar biasa. Tentu Pemerintah Kabupaten Pringsewu memberikan apresiasi dan menjadi perhatian kita, atas pengorbanan warga tersebut. Pertama-tama akan kita telusuri dan kita pelajari dahulu proses pelimpahan tanah tersebut menjadi aset pemda, serta meminta bukti tertulis berupa surat hibah. Apalagi ini sebetulnya sudah lama sekali, sudah delapan tahun yang lalu. Kita tunggu hasil kajian, yang jelas permintaan warga agar dibangun jalan, akan diupayakan. Mengenai kapan waktunya, tentu harus melalui proses dan aturan yang ada. Lebih cepat lebih baik,” tutupnya. (Hermanto/JJ).

Tulis Komentar

Baca Juga :  Bupati Pringsewu Ajukan Rancangan Perda Perubahan APBD 2020

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed