Wayang Kulit Sambut Acara Bersih Desa

46

LAMPUNG TENGAH- Bersih desa merupakan tradisi umum yang dimiliki oleh desa-desa yang ada di Kabupaten Lampung Tengah, dan sudah berlangsung sejak puluhan tahun lalu.
Oleh karena itu, untuk memeriahkan acara Bersih Desa di Kampung Tanggul Langin Kecamatan Punggur, Lampung Tengah, Sabtu (6/10) masyarakat setempat mengadakannya gelaran Wayang Kulit, yang bertempat di Lapangan Sepak Bola Kampung Tanggul Langin, Sabtu 06 Oktober 2018.
Acara bersih Desa dan peringatan tahun baru islam tersebut dihadiri oleh Bupati Bupati Lampung Tengah Hi. Loekman Djoyosoemarto beserta Rombongannya, Anggota DPRD Propinsi Lampung dari Fraksi PKB Midi Iswanto, dan para Tokoh Masyarakat setempat. Pagelaran Wayang Kulit ini juga dipadati oleh para warga Kampung Nunggal Rejo dan sekitarnya.

Kepala Kampung Nunggal Rejo Ibu Hj. Rumiati dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini harus selalu dijaga, karena dengan menjaga tradisi budaya ini sama juga kita melestarikannya agar tidak hilang digerus dengan perkembangan jaman.

“Saya berharap dengan acara Bersih Desa ini, Kampung Tanggul Langin akan menjadi maju, aman dan sejahtera.” ungkapnya.

Sementara itu Bupati Lampung Tengah Hi. Loekman Djoyosoemarto dalam sambutannya sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian budaya, seperti Bersih Desa dan kegiatan lain yang berkaitan degan budaya.

selain itu, mantan Sekcam Punggur Ini juga berharap kepada seluruh warga masyarakat agar kelak pada pesta demokrasi 2019 mendatang jangan sampai golput, pilihlah pemimpin sesuai dengan hati nurani serta jangan mudah tegoda dengan rayuan-rayuan politik uang yang pada ahirnya akan menyesal dikemudian hari.

“Oleh karena itu saya berpesan kepada masyarakat Lampung Tengah, khususnya warga Tanggul Langin agar memperhatikan hal-hal yang wajib dikerjakan, dan yang wajib untuk dihindari. Sehingga kehidupan masyarakat di Kampung Tanggul Langin ini dapat hidup rukun dan guyub, yang akhirnya dalam menjalani kehidupan akan terasa nyaman dan aman.” ungkap Bupati gotong royong ini.

Pagelaran Wayang Kulit tersebut ditandai dengan penyerahan 2 tokoh pewayangan kinolo Semar, dan Ibu Kunti kepada Ki Dalang Sarmo Carito dari Seputih Banyak, sebagai pertanda dimulainya Pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk dengan Lakon Turune Wahyu Duwanita Ningrat. (Rendra/JJ)