oleh

Polisi Ungkap Kasus Tujuh Tersangka

PESAWARAN – Aparat Satuan Reserse Kriminal Polres Pesawaran mengungkap sejumlah kasus selama September 2018, diantaranya penjambretan (Curas), kepemilikan senjata api rakitan, penipuan senilai Rp100 juta, dan perjudian toto gelap alias togel.

Hal ini diungkapkan Kapolres Pesawaran AKBP Syaiful Wahyudi, dihadapan para jurnaslis, di Mapolres Pesawaran, Selasa (9/10/2018), sekitar pukul 09.30.

Kapolres menjelaskan, untuk kasus kepemilikan pistol rakitan berikut 4 butir amunisi caliber 5,6 M, dengan tersangka Hasan Syukrie (52), sekretaris Sat Pol PP Kota Metro, saat ini penyidik masih menunggu hasil uji balistik dari laboratorium forensi.
“Pistol itu bisa digunakan apa tidak. Bisa meledak apa nggak. Kami masih menunggu hasil lab nya, “ kata Akbp Syaiful Wahuyudi.

Baca Juga :  Terungkap, Napi Anak Tewas Gunakan Sajadah dan Sarung

Sekedar mengingatkan, kasus ini terungkap bermula dari razia rutin yang dilakukan Satlantas Polres Pesawaran di Tugu Coklat, beberapa hari lalu.
Kemudian tim 308 antibandit Polres Pesawaran dipimpin Kasatreskim Iptu M Hasbi Eko Purnomo meringkus tiga tersangka penjabret atau pencurian dengan pemberatan.

Para tersangka antara lain Aprian Adiwijaya (20), Wahyudi (30) dan seorang remaja yang masih dibawah umur berinisial Bh (16). Modus yang digunakan para pelaku, merampas ponsel korban yang sedang mengendarai sepeda motor. Para tersangka ditangkap di rumah masing masing.

Lalu petugas juga menangkap tersangka penggelapan, Andreas Manulang (22), warga Desa Wiyono, Gedongtataan, Pesawaran. Modus yang dilakukan, Andreas menggelapkan uang simpam-pinjam sebanyak Rp7 juta dan uang tagihan nasabah selama dua pekan diperkirakan berjumlah Rp100 juta, serta satu unit sepeda motor Yamaha Vixion.

Baca Juga :  Waspada Kini Tanaman Hias Rawan Di Maling!

Judi togel (toto gelap) juga tak luput dari tindakan tim 308 antaibandit. Dua tersangka yang dibekuk itu antara lain; Dedi Anto (33) dan Dedi Ujaya (34), keduanya warga Desa Sukaraja, Gedongtataan, Pesawaran. Keduanya dijerat Pasal 303 KUH Pidana dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara.mus

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed