oleh

Buntut Tekenan Palsu Imer Serang Ririn

BANDARLAMPUNG – Polemik dugaan tanda tangan pimpinan DPRD Lampung meluas. Imer Darius, salah satu unsur pimpinan di lembaga itu minta Badan Kehormatan (BK) mengusut tuntas dugaan pemalsuan tersebut.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pimpinan BK agar segera ambil langkah,” katanya, Kamis (11/10/2018) menanggapi kasus dugaan pemalsuan tanda tangan wakil ketua Johan Sulaiman terkait surat undangan rapat dengar pendapat bersama panitia seleksi Sekprov Lampung pada Selasa (9/10/2018) lalu.

Kader Partai Demokrat itu menuding komisi I yang diketuai Ririn Kuswantari telah melampaui kewenangannya.

“Apa motifnya, kami ingin tahu,” tegasnya.

Dengan nada kesal, Imer meminta Fraksi Partai Golkar mencopot Ririn Kuswantari. “Sebaiknya Fraksi Golkar mengganti pimpinan yang di komisi I,” ujarnya lagi.

Baca Juga :  Ketua Majelis PMII Lantik Sekaligus Muspimda PKC PMII Lampung

Sebelumnya Ririn Kuswantari sudah mengklarifikasi pemalsuan tanda tangan tersebut. Dia menyatakan bahwa pemalsuan itu adalah kesalahan staf komisi. Ririn pun sudah meminta maaf kepada Johan Sulaiman.(iwa)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed