oleh

BI Mulai Gencarkan Sosialisasi Penggunaan Karti GPN

BANDARLAMPUNG – Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) baik Provinsi maupun Kota Bandarlampung mengikuti acara sosialisasi Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) di Aula Bank Indonesia Perwakilan Lampung, Selasa (23/10).

Hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung, Budiharto Setyawan, Kepala Biro Perekonomian Setda Lampung, Lukmansyah, Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Lampung, Tony L Tobing, dan ratusan ASN dari Provinsi dan juga Kota Bandarlampung.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Budiharto Setyawan menjelaskan, Gerbang Pembayaran Nasional atau National Payment Gateway adalah sebuah sistem yang terdiri atas Standard, Switching, dan Services. Ketiga sistem dalam GPN tersebut dibangun melalui seperangkat aturan dan mekanisme untuk mengintegrasikan berbagai instrumen dan kanal pembayaran secara nasional.

Budi mengatakan, GPN merupakan upaya BI untuk menyatukan berbagai platform kartu ATM/debet sebagai wujud interkoneksi antar switching dan interoperabilitas sistem pembayaran.
“Selama ini masing-masing bank mengembangkan sendiri switching dan interoperabilitas. Sedangkan GPN menyatukan semua platform tersebut,” ujar Budi.

Baca Juga :  Membludak, Sehari Satgas Penanganan Covid-19 Terima Ratusan Surat Permohonan Acara dari Masyarakat

Dia menuturkan, saat ini logo GPN sendiri memang masih diberlakukan untuk kartu ATM/debit. Namun demikian, launching sendiri telah dilakukan sejak bulan Mei 2018 lalu.

“Dan saat ini kita sudah mulai mengkampanyekan kartu ATM/debit berlogo GPN agar masyarakat mulai mengganti kartu ATM/debit yang lama dengan kartu baru yang sudah dilengkapi dengan logo GPN,” kata dia.

Budi mengungkapkan, sejak peluncuran GPN secara nasional pada Mei 2018 lalu, hingga hari ini telah beredar 10.000 kartu berlogo GPN di Provinsi Lampung.

Selanjutnya Budi mengimbau nasabah yang belum memiliki ATM berlogo GPN, untuk segera melakukan penukaran melalui masing-masing bank atau layanan gerak yang tersedia.

Adapun cara pergantian kartu ATM/debit bisa dilakukan nasabah dengan datang langsung ke bank-bank terdekat dengan membawa kartu ATM yang lama, serta kartu identitas diri (KTP). Pergantian kartu tersebut dilakukan secara gratis tanpa dipungut biaya.

Baca Juga :  XL Axiata Salurkan 350 Ribu Paket Internet Gratis Untuk Pelajar Lampung

“Silahkan datang ke bank tempat Anda menabung untuk mengganti kartu ATM lama dengan kartu baru berlogo GPN. Syaratnya membawa KTP asli dan KTP lama,” ungkapnya.
Lebih lanjut Budi mengatakan, pihaknya menargetkan pada tahun 2022 mendatang, seluruh nasabah bank di Indonesia sudah memiliki kartu ATM berlogo GPN.

“Tapi untuk data pasti seluruh nasabah belum kami miliki karena kami belum mengumpulkan data dari seluruh bank di Lampung,” kata dia.

Perlu diketahui, terdapat tiga sasaran utama implementasi GPN yaitu pertama, menciptakan ekosistem sistem pembayaran yang saling interkoneksi, interoperabilitas dan mampu melaksanakan pemrosesan transaksi yang mencakup otorisasi, kliring dan setelmen secara domestik.

Kedua, meningkatkan perlindungan konsumen antara lain melalui pengamanan data transaksi nasabah dalam setiap transaksi. Ketiga, meyakinkan ketersediaan dan integritas data transaksi sistem pembayaran nasional guna mendukung efektivitas transmisi kebijakan moneter, efisiensi intermediasi dan resiliensi sistem keuangan.

Baca Juga :  Gubernur Arinal Apresiasi Bantuan Ventilator dan VTM dari DPP Partai Gerindra

Ketiga, GPN dihadirkan sebagai backbone guna memberikan dukungan penuh bagi program-program Pemerintah termasuk penyaluran bantuan sosial non tunai, elektronifikasi jalan tol dan transportasi publik, keuangan inklusif dan pengembangan sistem perdagangan nasional berbasis elektronik sebagaimana yang telah dimandatkan dalam Perpres No. 74 Tahun 2017 tentang Roadmap E-commerce.(ria)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed