oleh

APDESI KABUPATEN PRINGSEWU AKAN ADOPSI PENGELOLAAN BUNDES PONGGOK

Klaten .Bimtek Bumdes yang dilaksanakan dalam rangka belajar pengelolaan dana desa dan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) serta pengelolaan potensi desa/ kunjugan tersebut tidak lepas dari prestasi Desa Ponggok yang sedang terkenal hingga mancanegara sebagai desa terbaik pengelolaan Bumdes di Indonesia 31/10.

Dalam kunjungan APDesi kabupaten pringsewu Kedesa Ponggok disambut oleh sekdes setempat

Sekertaris Desa (Sekdes) Ponggok Yani Setiadi., S.Sos mewakili kepala desa ponggok mengatakan dulu desanya menyandang desa termiskin/ Ia menjelaskan desa Ponggok itu tidak seindah yang menjadi cerita masyarakat luas saat ini/ tidak mudah untuk menghilangkan citra yang sempat melekat di desanya

Desa Ponggok mempunyai historis panjang (sejarah) dengan menyandang desa miskin/ lahirnya Badan Usaha Milik Desa yang dimulai sejak tahun 2009// BUMDes yang dimiliki berjalan secara estafet tidak simsalabim karena dalam prosesnya membutuhkan waktu yang cukup lama dalam merubah pola pikir masyarakat didesa setempat/ hingga akhirnya lahirlah BUMdes yang diberi nama Tirta mandiri tersebut dengan penyertaan modal sebesar 100 juta waktu itu yang bersumber dari APBDes ponggok

Baca Juga :  Hamidah, Hafiz Quran Asal Pringsewu ke Kancah Nasional

Dengan adanya potensi lokal unit usaha maka menurutnya Yani Setiadi s.sos BUMdes bisa berjalan dengan maksimal, atas peran serta masyarakat kolektif/ Dan pengembangan potensi Air yang sudah terlihat hari ini

Potensi air dan adanya unit usaha adalah merupakantasi dari potensi lokal yang muncul atas pemanfaatan sumber daya air yang melimpah/ air yang memilah Itu semua bersumber dari pertemuan dua Gunung Besar yaitu Gunung Merapi Dan Gunung Merbabu

Dulunya desa Ponggok adalah desa yang sangat miskin dan tertinggal/ Tapi karena semangat serta memiliki kemauan yang sangat tinggi dari masyarakat desa Ponggok untuk merubah kehidupan masyarakat menjadi lebih baik/ tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan seperti menggandeng berbagai lembaga stake holder

Baca Juga :  Pejabat Pekon Sinar Agung Bersama Jajaran Lakukan Kegiatan Gebrak Masker

YANI SETIYADI (SEKERTARIS DESA PONGGo .Berkat BUMDes ini sambung Yani desanya bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat memberikan peningkatan ekonomi dan kesejahteraan bagi warganya

Hampir Sekitar 97% Warga terserap dan tidak harus keluar desa untuk mencari pekerjaan demi mencukupi kebutuhan hidup Bidang usaha yang telah dikembangkan diantaranya pariwisata, perkebunan jasa konstrukasi penyediaan bahan pokok serta perkreditan simpan pinjam Masih banyak Potensi lain juga terus digali

Hal ini diungkapkan Ivan Kurniawan, ST Sekertaris BPMPP Menyampaikan kekaguman atas pesatnya pengembangan BUMDes di desa Ponggok ini/ Menurutnya keberhasilan yang telah dicapai berkat usaha/ keseriusan serta ketekunan masyarakat dan semua pihak termasuk pemerintah pusat untuk mengembangkan desa wisata

Baca Juga :  Gugus Tugas Mesuji Salurkan Bantuan Untuk Pasien Covid-19

Studi banding ini akan sangat bermanfaat untuk pemerintah pekonnyakapasitas dikabupaten pringsewu/ Banyak yang perlu dipelajari tentang bagaimana melaksanakan pembangunan desa

Harapannya sampai di Kabupaten Pringsewu bisa mengadopsi destinasi wisata yang ada didesa Ponggok

Setelah Bimtek dan kunjungan di desa Ponggok ini semoga akan membangkitkan semangat para kepala pekon dan pengurus BUMdes untuk membangun desa melalui pendirian maupun pengembangan BUMDes yang telah ada sebelumnya dengan baik

Dalam kunjungan tersebut rombongan menyempatkan mengunjungi sejumlah unit usaha diantaranya toko desa minimarket pengelolaan gedung dan event perikanan serta kolam pemandian yang dilengkapi dengan rumah makan diatasnya imbuhnya(tim)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed