oleh

Calon Kepala Pekon Terpilih Pekon Gunung raya Diduga Cacat Hukum

Pringsewu-Calon Kepala Pekon(Kakon),Gunungnya,Kecamatan Pagelaran Utara ,Kabupaten Pringsewu diduga cacat hukum pasalnya paket A maupun B yang dimiliki oleh Toyim Yusuf nomor urut 3 sebagai pemenang suara terbanyak diduga cacat hukum

Pasalnya semua paket A maupun B yang diserahkan Toyim Yusuf hanya berupa Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) baik SKHU paket A maupun SKHU paket B bukan foto copy Surat Tanda Tamat Belajar(STTB) atau Ijasah tingkat dasar dan terakhir yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang tetapi berupa paket A dan B yang diserahkan Toyim Yusuf kepada panitia Pilkakon Pekon Gunungraya hanya berupa Poto copy SKHU bukan Ijasah paket A atau B dan sama sekali tidak dilegalisir

Berdasarkan hasil investigasi wartawan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat(PKBM) SABIHI Jalan Hi.Rafiudin Desa Kertasana Kecamatan Kedondong,Kabupaten Pasawaran Nopriadi saat ditemui di kediamannya namun yang bersangkutan tidak ada ditempat tetapi saat dihubungi melalui ponselnya Nopriadi membenarkan kalau dirinya yang mengeluarkan SKHU atas nama Toyim Yusuf dan yang membuat Surat Keterangan Kesalahan Penulisan Ijasah /STTB dalam tanggal lahir dalam paket A ditulis Rantau Tukang 02 April 1989 yang seharusnya 02 April 1968 itu hanya ditanda tanganinya sebagai ketua PKBM SABIHI Tampa mengetahui Dinas Pendidikan terkait

Baca Juga :  Ketua MPC PP Pesawaran Lantik Dua Ketua PAC

“Memang benar Toyim Yusuf ikut paket A di PKBM SABIHI dan ijazah ada di saya itu ada kesalahan tulis dan terkait surat keterangan saya yang tanda tangan ” kata Nopriadi yang semestinya diketahui Dinas Pendidikan Kamis( 1/11)

Namun saat ditanya kenapa ijazah paket A nya tidak dilampirkan pada foto copy SKHU yang diberikan kepada Toyim Yusuf pria yang mengaku bertugas di UPT pertanian sebagai Pengawas pertanian Lapangan(PPL) Kecamatan Kedongdong tersebut mengatakan ” pada waktu itu sudah saya lampirkan juga ” Kelitnya padahal kenyataannya tidak melampirkan

Penilik pendidikan Anak Usia Dini(PAUD ) Kecamatan Kedondong Helmi saat dihubungi melalui telpon selulernya mengatakan jika ada masalah terkait paket A di PKBM di Kecamatan Kedongdong sebaiknya tanya dirinya terlebih dahulu karena itu merupakan kewajibannya ” kalau ada masalah dengan PKBM SABIHI di kecamatan kedondong sebaiknya hubungi saya terlebih dahulu dan bagi yang akan mencalonkan diri sebagai calon Kekon menurut saya harus ada Ijasah Paket A nya” ujar Hilmi melalui ponselnya Jum’at(1/11)

Baca Juga :  Dispusar Kota Metro Adakan Acara Bertema Literasi Anak di Masa Pandemi Secara Vicon

Ketua PKBM AL-FAJAR Jl.Bima No.151,Dusun Wonokarto,RT 009/002 Pekon Wonodadi Utara ,Kecamatan Gadingrejo Ketua Ajang Ahmad Jaelani mengakui kesalahan yang dilakukannya karena berdasarkan kepercayaan dirinya terhadap PKBM SABIHI menerima calon paket B atas nama Toyim Yusuf hanya berdasarkan keterangan berupa chat /sms yang diberikan Nopriadi sebagai ketua PKBM Kecamatan Kedongdong melalui chat /sms

yang dikirim padanya karena kata Nopriadi mengatakan Ijazahnya sebanyak 11 orang hilang di Dinas Pendidikan kabupaten pasawaran

“Iya ini merupakan kecerobohan saya karena menerima calon peserta paket B tidak menunjukan paket A nya kepada saya hanya berupa chat/sms pada bulan Juli 2018 karena kata Nopriadi ijazah hilang di Dinas Pendidikan Kabupaten Pasawaran ” ujar Ajang Ahmad Jaelani Jum’at (1/11)

Baca Juga :  Dendi Ramadhona Berharap Persatuan Sepeda Onthel Bisa Lebih Kreatif Lagi

Ajang Ahmad Jaelani juga mengakui ada kesalahan penulisan dalam penerbitan SKHU Paket B tahun 2018 yakni dalam penulisan tanggal lahirnya Rantau Tijang ,02 April 1969 yang seharusnya 02 April 1968

“Sampai sekarang saya tidak berani menulis Ijasah yang bersangkutan (Toyim Yusuf) sampai saat ini tidak bisa membuktikan ijazah paket A nya saya hanya dijanjikan saja oleh Nopriadi ” lagi lagi kata Ajang Ahmad Jaelani.

Terpisah Kepala Pekon (Kakon) terpilih Pekon Gunungraya Toyim Yusuf sampai berita ini diturunkan yang bersangkutan masih belum bisa dihubungi.(edy/her)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed