oleh

Peneror Mall Transmart Dituntut 4 Tahun Penjara

BANDARLAMPUNG- Jaksa Penuntut Umum (JPU) di PN Tanjungkarang, Lampung, Andri Kurniawan menuntut terdakwa penyebar teror di Mall Transmart Lampung dengan kurungan penjara selama empat tahun.

Andri menganggap perbuatan terdakwa bersalah karena tanpa hak menguasai, membawa, mempunyai, menyimpan, menyembunyikan dan menggunakan bahan peledak sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (1) UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951.
“Meminta agar terdakwa Bintang Andromeda dijatuhi hukuman kurungan penjara selama empat tahun,” kata JPU dalam persidangan di PN Tanjung Karang, Bandarlampung, Kamis.

Menurut JPU, hal yang memberatkan perbuatan warga Pringsewu Lampung itu telah meresahkan masyarakat. Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya serta telah meminta maaf.

Baca Juga :  Yusuf Kohar Dapat Gelar Adat Raja Memerintah Mangkunegara

Sementara penasehat hukum terdakwa, David Sihombing mengatakan, keberatan atas tuntutan yang dijatuhkan kepada kliennya.
Menururnya, kliennya sudah meminta maaf kepada masyarakat maupun pihak Transmart.
“Ini terlalu bera buat kita, padahal klien saya sudah minta maaf. Orang yang membawa senjata api saja yang sudah jelas meledak dituntut satu tahun, kenapa klien saya empat tahun. Tapi kita optimistis di putusan nanti klien saya diputus ringan,” ujarnya.

Perbuatan Bintang Andromeda (25) tersebut berawal saat menonton video “trending topics” di Youtube tentang teror bom yang terjadi di Kota Surabaya.

Ia terinspirasi kemudian merakit bom menggunakan lima buah paku, sepotong kabel, satu buah botol minuman, dan tiga petasan. Kemudian bom tersebut rencana akan diletakkan di tiga pusat perbelanjaan yang ada di Bandarlampung dengan tujuan untuk membuat panik pengunjung mal.

Baca Juga :  Danrem 043/Gatam Beri Pengarahan Pada Apel Danramil dan Babinsa Kodim 0421/LS

“Bom tersebut akan disebar di Mal Boemi Kedaton, Transmart Lampung, Mall Kartini. Namun hanya di Transmart Lampung yang terlaksana. Tujuan terdakwa untuk membuat heboh dan membuat pengunjungnya ketakutan agar eksis di media sosial,” jelas JPU.***2***
(T013*adm)
Cap:Bintang Andromeda (25), terdakwa pelaku teror kasus bom Transmart Lampung, menjalani persidangan perdana, Rabu (5/9) (Ardiansyah/Antaranews Lampung)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed