oleh

PWNU Lampung Ajak Lawan Hoax dengan Tabayun

BANDARLAMPUNG – Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung, Juwendra Asdiansyah mengajak masyarakat untuk melawan hoax dengan cara tabayyun atau mencari kejelasan terlebih dahulu informasi yang beredar.

“Selain kita tabayyun, hoax harus dilawan juga dengan cara menumbuhkan budaya literasi dan harus banyak mencari informasi dari sumber-sumber yang terpercaya,” katanya, Senin (21/11).

Dia mengatakan, dalam Islam bahwa telah diajarkan untuk bersikap tabayyun sehingga tidak langsung mempercayai atau menyebarkan sebuah informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Karena kalau kita tidak melakukan tabayyun, nanti kita bisa merugikan orang lain dengan cara orang yang tidak salah nanti dianggap bersalah tanpa sadar kita juga bisa menjadi pelaku penyebar fitnah. Sedangkan fitnah sendiri tidak baik dalam Islam,” jelasnya.

Baca Juga :  Hebat, Mahasiswa Unila Ubah Biji Alpukat Jadi Obat Pencegah Diabetes

Menurutnya, bangsa akan hancur jika masyarakat selalu terbiasa dan mempercayai dengan cara menyebar berita atau informasi hoax. Dia juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan berita yang beredar.

“Cek dan klarifikasi lagi, kalau masih ragu tanya sama ulama hukumnya seperti apa ini benar atau tidak beritanya. Tapi kalau kita masih tidak yakin kebenarannya, lebih baik diam saja dari pada kita ikut menyebarkan,” terangnya.

Sementara, Kepolisian Daerah Lampung pun terus gencar melakukan deklarasi ke sejumlah wilayah dalam rangka memerangi berita hoaks yang terjadi di wilayah Provinsi Lampung.

“Kita lakukan penyuluhan kepada masyarakat agar tidak terlalu mempercayai berita yang belum tentu kebenarannya. Kita juga mengajak agar masyarakat menyaring terdahulu setiap mendapatkan informasi sebelum membagikannya,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Lampung, Kombes Sulistyaningsih dihubungi melalui teleponnya, di Bandarlampung.

Baca Juga :  Gubernur Jadi Keynote Speaker Webinar Pengembangan Kopi Lampung

Dia mengatakan, selain dilakukan penyuluhan maupun deklarasi kepada masyarakat, pihaknya juga selalu memantau pergerakan masyarakat dalam menggunakan media sosial (Medsos) oleh Tim Cyber Crime Polda Lampung.

“Selama 24 jam kita terus memantau pergerakan di media sosial yang membuat maupun yang membagikan berita hoaks. Baru-baru ini juga kami menangkap satu pelaku penyebar hoaks asal Lampung Timur. Sekali lagi kami meminta kepada pengguna media sosial khususnya masyarakat Lampung agar untuk menyaring terlebih dahulu informasi yang didapat,” jelasnya.(ant)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed