oleh

Kejar Ketertinggalan, Diskominfotik Gelar Assesment PeMANTIK

BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Lampung menggelar evaluasi Assesment Penguatan Manajemen Teknologi Informasi dan Komunikasi (PeMANTIK), menyusul terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 Tahun 2018 tentang sistem pemerintahan berbasis elektronik, bersama Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten/ Kota Se Provinsi Lampung di Ruang Sungkai, Gedung Balai Keratun, Selasa, (13/11).

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Lampung, Ahmad Chrisna Putra mengatakan, kondisi manajemen informasi di Lampung saat ini masih sangat kurang, bahkan berdasarkan hasil evaluasi menunjukkan manajemen komunikasi masih jauh dari kata baik.

Dia mengakui masih ada sejumlah kendala yang terjadi di tiap daerah, yakni masih kurangnya sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni dibidang informatika.

Baca Juga :  Warga Sekitar Keluhkan Debu Proyek Perluasan Lapangan Golf Sukarame

“Tapi mau tidak mau, suka tidak suka, cepat atau lambat, sistem pemerintahan berbasis teknologi ini akan kita terima dan kita jalankan, karena itu kita harus punya kesiapan, agar tidak semakin ketinggalan,” harapnya.

Menurutnya, dunia digital di Lampung masih berada pada tahapan kulit. “Kita belum berbicara pengamanan informasi, kita baru bicara soal pengelolaan, artinya kita memang harus mengejar ketertinggalan ini, bahkan bukan hanya di Provinsi Lampung, tegasnya.

Berbicara soal target, Kadiskominfotik Lampung tidak menargetkan kapan sistem PeMANTIK ini bisa dilaksanakan.

“Semua ini akan terlaksana manakala ada niatan baik dari kepala daerah dan kepala OPD untuk perbaikan dan penguatan pengelolaan informasi. Jadi selesai kegiatan ini ada hasilnya di daerah, tidak menguap begitu saja. Saya hanya berkeinginan, selama digelarnya evaluasi Assesment penguatan manajemen teknologi informasi dan komunikasi ini, semua OPD dan pihak Pemda Kabupaten/Kota dapat memanfaatkan waktu untuk menggali potensi ini, sehingga bisa di terapkan di deerah,” pungkasnya.

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed