oleh

Dewan Setujui Raperda APBD 2019 Lampung

BANDARLAMPUNG – Seluruh fraksi DPRD Provinsi Lampung menyetujui Rancangan Peratutan Daerah (Raperda) APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran (TA) 2019 dibahas lebih lanjut. Selanjutnya, Raperda ini akan diputuskan menjadi Peraturan Daerah APBD TA 2019 yang diharapkan mampu memenuhi harapan masyarakat Lampung.

Hal itu terungkap pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung Lanjutan Pembicaraan Tingkat I Pemandangan Umum Fraksi terhadap Raperda APBD Provinsi Lampung TA 2019, di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Rabu (21/11/2018). Sidang dihadiri Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri dan dipimpin Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung Imer Darius.

Fraksi PDIP melalui juru bicara Yanuar Irawan, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang tepat waktu menyampaikan Nota Keuangan APBD TA 2019. Fraksi paling besar di dewah ini juga mengapresiasi peningkatan target pendapatan daerah sekitar 3,41% dibandingkan APBD TA 2018.

Baca Juga :  Ketua Majelis PMII Lantik Sekaligus Muspimda PKC PMII Lampung

“Fraksi PDIP berharap APBD Lampung TA 2019 berlandaskan dengan pendekatan kinerja berkualitas dan tepat sasaran yang berpedoman pada prinsip efektif, efisien, transparan, dan bertanggung jawab serta bermanfaat untuk masyarakat,” jelas Irawan.

Pihaknya juga mengharapkan untuk lebih mengefektifkan PT Lampung Jasa Utara agar mampu memberikan sumbangsih terhadap Pemerintah Daerah Lampung.

Hal senada disampaikan Putra Jaya Umar, juru bicara Fraksi Gerindra. Menurut Putra Jaya Umar, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lampung masih mampu untuk ditingkatkan sejalan terus membaiknya pertumbuhan perekonomian Provinsi Lampung berada di atas rata-rata perekonomian Sumatera.

Sedangkan juru bicara dari Fraksi PAN, Muswir, berharap Raperda APBD 2019 mampu diaplikasikan dan diterapkan ke berbagai program. PAN siap membahas dan mendiskusikan apa-apa saja program yang harus dihapus karena kurang berguna bagi Provinsi Lampung.

Baca Juga :  Kasrem 043/Gatam Sambut Tim Wasrik Itjen Kemhan RI

PAN berharap APBD 2019 mampu menurunkan tingkat kemiskinan, menurunkan tingkat pengangguran dan meningkatkan lapangan pekerjaan guna meningkatkan sumber pendapatan.

Usai rapat, Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri menuturkan pihaknya memberikan keleluasaan kepada fraksi untuk memberikan pemandangan. Namun ian mengingatkan bahwa penyusunan raperda sudah melalui proses
panjang melibatkan banyak pihak.

“Terkadang ketika melihatnya, seakan-akan terlihat seperti ada penurunan atau sebalik. Seakan-akan terjadi perubahan struktur APBD. Namun harus diketahui, bahwasannya setiap tahunnya ada acuan yang dikeluarkan Menteri, dan kita tentu mengikuti acuan tersebut,” jelas Wagub Bachtiar.

Demikian juga dalam meningkatkan BUMD PT LJU, tidak semudah membalikkan tangan. “Bahkan dunia usaha yang dikelola secara profesional juga banyak jatuh bangun, apalagi kita yang BUMD-nya baru ini. Namun kita akan terus mendorong dengan harapan mampu menambah APBD Lampung,” kata Bachtiar.(ria)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed