oleh

Dewi Handajani Tinjau Lokasi Longsor Pekon Sedayu

TANGGAMUS- Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani didampingi Kapolres Tanggamus AKBP. I Made Rasma dan Pj. Sekdakab Tanggamus Drs. Hamid H. Lubis, M.Si., meninjau Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Pekon Sedayu Kecamatan Semaka yang tertimbun longsor, Sabtu (1/12).

Akibat longsor tersebut sontak membuat arus lalu lintas jalinbar Sumatera lumpuh, dimana ratusan kendaraan berhenti di sepanjang jalan dan rumah makan yang ada di jalur tersebut, juga menimbun salah satu rumah warga.

Selain meninjau lokasi, bupati juga memberikan bantuan logistik dan uang tunai kepada Miswan (55) warga Pekon Sedayu yang rumahnya tertimbun material longsor.
Bupati menyampaikan bencana tersebut sudah merupakan kehendak Yang Maha Kuasa dan harus lapang dada menghadapinya.

Baca Juga :  Nambah Lagi, Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Tanggamus Bertambah 1

Bupati juga menghimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana harus mawas diri. “Namanya bencana alam tentu tidak dapat diprediksi, tapi kami selalu siap siaga jika terjadi bencana dan masyarakat sementara waktu juga harus mengungsi ketempat aman, khususnya didaerah tebing sebab musim hujan masih terjadi dan tanah juga masih labil,” ujarnya.

Bupati juga mengatakan bahwa sembilan kecamatan sudah ditetapkan statusnya menjadi tanggap darurat. “Saya sudah tandatangani pernyataan Tanggap Darurat untuk sembilan kecamatan yakni, Kecamatan Pematangsawa, Semaka, Bandar negeri semuong, Wonosobo, Kota Agung Barat, Cukup Balak, Limau, Kelumbayan Barat dan Kelumbayan,” terangnya.

Sementara Pj. Sekdakab Tanggamus menyampaikan bahwa masyarakat yang tinggal didekat tebing Jalinbar Sedayu sudah diungsikan ketempat yang lebih aman. “Tanahnya masih labil dan hujan masih terjadi, jadi sementara warga diungsikan ketempat yang lebih aman,” katanya.

Baca Juga :  Miris, Pendidikan di SKB N Punggur Untuk Paket B Dijadikan Lahan Bisnis

Ia juga mengatakan bahwa Pemkab melalui Dinas Kesehatan sudah mendirikan 17 posko kesehatan yang tersebar di sembilan Kecamatan yang telah ditetapkan tanggap darurat. Selain itu juga terdapat armada Puskesmas Keuliling (Pusling) yang standby 24 jam di Puskesmas terdekat. Kami juga sudah menyalurkan paket bantuan bagi warga yang terdampak bencana,” ujarnya. (Anton/JJ).

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed