oleh

Endro Siswantoro Gelar Wayang Kulit Semalam Suntuk

PRINGSEWU – Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Diskominfo RI) berkerja sama Anggota DPR RI Ir. Endro Siswantoro Yahman, mengadakan pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Pekon Tambahrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Jumat (7/12)
Pagelaran wayang kulit semalam suntuk yang dimulai pukul 21.00 wib dalam rangka membangun manusia Indonesia yang berkarakter kebangsaan Indonesia dengan, menjadikan media informasi,dalam acara tersebut menghadirkan Dalang Ki Warseno Slank yang cukup dikenal di kalangan masyarakat Indonesia.

Acara dihadiri Direktur Jendral Komunikasi dan Informatika Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Drs. Wiryanta, MH., PHD., anggota DPR RI Ir. Endro Siswantoro Yaman, MSc., Wakil Bupati Pringsewu Dr. H. Fauzi, anggota DPRD Pringsewu, Kepala OPD serta tokoh masyarakat.

Pagelaran rakyat wayang kulit yang dengan lakon ” Bima Bangkit” mendapat apresiasi luas dari masyarakat masarakat pringsewu dengan dalang kondang dari pulau Jawa.
Anggota DPR RI Ir. Endro Suswantoro Yaman dalam sambutannya mengatakan, pementasan wayang kulit yang digelar merupakan hasil kerjasama antara Kementrian Kominfo RI dengan DPR RI sebagai media pendidikan rakyat untuk membangun karakter bangsa.

Baca Juga :  Kodim 0427/WK Berikan Pembekalan Teritorial Tamtama dan Bintara Remaja

”Wayang kulit ini merupakan tontonan sekaligus tuntunan sebagai media yang efektif dan alat pendidikan bagi rakyat untuk membangun kebangsaan kita yang sekarang sudah mulai terganggu dengan situasi global. harapannya, pertunjukan rakyat ini bisa memberikan pendidikan karakter bangsa dan kebangsaan,” ujarnya.
Sementara itu Wakil Bupati Pringsewu Dr. H. Fauzi dalam sambutannya mengatakan, wayang kulit juga sering dijadikan media sosialisasi di Kabupaten Pringsewu seperti yang dilakukan oleh Bapenda Pringsewu dalam mensosialisasikan pembayaran pajak beberapa waktu yang lalu.

”Dengan adanya pagelaran wayang jadikan pagelaran ini untuk memetik arti dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dan dan mengambil hikmah dari tontonan menjadi tuntunan bagi kita semua”. ucap Fauzi. (Her/JJ).

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed