oleh

Lampung Open Karate Championship 2018 Resmi Di Gelar

BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung mengapresiasi atas terselenggaranya Lampung Open Karate Championship 2018, yang dihelat oleh Pengurus provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Lampung, di GOR Saburai Bandar Lampung, dari tanggal 28-30 Desember 2018. Kejuaraan ini diikuti oleh 667 Peserta baik dari Perguruan Karate se-Lampung, maupun pengcab Forki Lampung.

“Saya sangat apresiasi atas kejuaraan yang digelar oleh Forki Lampung. Ini merupakan langkah positif untuk menuju prestasi olahraga yang semakin baik,” kata Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Hannibal usai membuka Kejuaraan Open Karate Championship 2018, Jumat (28/12).

Hannibal mengungkapkan, agenda ini tepat dilaksanakan karena sebagai ajang persiapan menuju even besar sekaligus penentu kejayaan olahraga lampung, yaitu Pra kualifikasi, Pra-Pekan Olahraga Nasional (PON), dan Pekan Olahraga wilayah (Porwil). Ketika pada agenda besar tersebut gagal, maka Lampung dipastikan tidak akan bisa memberangkatkan cabang olahraga (cabor) tersebut ke PON di Papua pada tahun 2020 mendatang.

Baca Juga :  Bank Lampung Siapkan Layanan Pasca Kebakaran di Tanggamus

“Pra kualifikasi dan Porwil adalah hidup matinya olahraga Lampung. Jadi, saya sangat menghimbau semua harus mempersiapkan diri sebaik mungkin. Bisa dengan menggelar kejuaraan daerah, open tournamen, maupun melakukan pemusatan latihan daerah (Pelatda). Sekarang sudah tidak bisa santai dan berleha-leha lagi,” ungkapnya.

Ia meminta agar masing-masing cabang olahraga untuk intens berkoordinasi dengan pelatih, agar bisa terus menerapkan latihan dan pembinaan secara berkelanjutan dan sungguh-sungguh. Sehingga, persiapan menuju Pra kualifikasi dan Porwil dapat sesuai yang kita harapkan. “Kalau PON kemarin kita dari posisi 10 ke posisi 14, maka di PON 2020 besok harus minimal masuk 10 besar. Ini yang kami harapkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kasrem 043/Gatam Hadiri Musyawarah Olahraga Indonesia Woodball Asosiasi Pengurus Provinsi Lampung

Target berada di 10 besar, Kata Ketua Umum Pengprov FORKI Lampung tersebut tidak semudah yang dibayangkan, karena semuanya ditentukan oleh cabang-cabang olahraga. Artinya, tidak bertumpu dengan satu cabang olahraga misalnya karate. Oleh karena itu, seluruh cabor harus bersatu dan kompak dengan berbagai pola serta cara masing-masing cabor yaitu berlatih dan berlatih.

“Persiapkanlah semaksimal mungkin, sehingga di 2019 mendatang, bisa banyak meloloskan atlet menuju PON 2020. Disini kita bisa memilih, mana atlet yang dan kelas mana yang bisa kita ikut sertakan di PON besok. Karena, kalau berbicara prestasi yaitu medali dan medali adalah emas, perak dan perunggu,” tegasnya. (Ongki)

Tulis Komentar

News Feed