oleh

PDIP Lampung Menggelar Pendidikan Politik Untuk Seluruh Caleg Dan Kader

BANDARLAMPUNG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Lampung menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakoor) Pendidikan Politik untuk Caleg dan Seluruh Kader PDI Perjuangan Provinsi Lampung, Yang akan berperang di Pileg April 2019, di Aula Hotel Nusantara Syariah Bandar Lampung. Sabtu (29/12) pagi.

Yang di hadiri oleh Sekretaris DPD PDIP Lampung Mingrum Gumay,  Anggota DPR RI Endro S Yaman,  Wakil Ketua DPD PDIP Provinsi Lampung Watoni Nurdin dan Calon Anggota DPD RI Bustami Zainudin, para pengurus DPD PDIP,  ketua DPC Kabupaten/Kota se-Lampung,  para kader dan para caleg yanh akan bertarung di pileg 2019 mendatang.

Sekretaris DPD PDIP Lampung,  Mingrum Gumay mengatakan agenda pendidikan politik ini untuk caleg dan sejumlah kader,  merupakan bagian penting dalam menghadapi pemilihan umum pada 17 april 2019, karna,  pendidikan politik ini adalah wajib dan harus,  sebab untuk mengukur kader yang pintar dan cerdas bukan karena nilai ulangan ya atau dari kertas  tapi ada hitunng- hitungan yang lain, apakah setalah mengikuti, bisa mengimplrmentasikan yang didapat ke bawah.

Baca Juga :  Jemaah Masjid Minta Pemkot Perbaiki Drainase

” Disinilah, yang mesti dipahami. Kita pumya sistem, cara dan pola oleh karna itu.  Kita tidak boleh menyamakan dengan yang lain di luar partai, ” ungkap mingrum

Ada budaya dan ada tradisi atau ada Adat,  tidak boleh ada beda kasta atau bicara status sosial,  dan jangan menghalalkan segala jenis cara untuk menjadi Anggota Dewan,  apa bila ada yang diketahui akan dikenaka hukaman pidana

Anggota Komisi II DPRD Lampung ini,  meminta kepada seluruh kader yang maju sebagai caleg,  untuk bisa menyampaikan pesan kepada para pemilih secara santun dan baik,  kita adalah petugas partai yang diamanatkan oleh ketua umum Megawati Soekarno Puteri dan Sekjen Hasto Kristiyanto.

Baca Juga :  Herman HN Tegaskan, Tidak Ada Biaya Sekolah di Masa Pandemi

” Seluruh kader harus mengamankan dan diamankan tampa harus melihat suku ras agama dan budaya.  Kalau ada persoalan suruh keluar dari PDIP, ” tegasnya

Lanjut ketua GMNI Lampung tersebut,  demokrasi Indonesia bukan liberal tetapi terpimpin ada budaya dan adab.

” silahkan bawak program partai ke masyarakat,  karna jokowi adalah kita,  silahkan sosialisasikan dengan aturannya,  jangan berlebihan, ” kata mingrum.  (Ongki)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed