Korban Tsunami Butuh Beras Dan Relokasi

62

Haluan Online-Warga Masyarakat di RW 04 RT 09 dan 10 Desa Kunjir Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan, yang hancur disapu gelombang tsunami berharap adanya bantuan beras dan juga obat-obatan guna kelangsungan hidup mereka.

Hal itu seperti disampaikan Rony, Ketua Karang Taruna Desa Kunjir kepada anggota AWPI (Asosiasi Wartawan
Profesional Indonesia) Lampung, disela-sela menyerahkan bantuan.

“Yang mendesak dan dibutuhkan warga disini adalah beras dan juga obat-obatan buat anak-anak. Kami sempat tidak makan, kami sangat-sangat berterimakasih atas bantuan yang sudah diberikan kepada warga kami,” ucap Rony seraya bola matanya berkaca-kaca menahan haru, Sabtu (29/12).

Sementara itu M Zaharudin, Kaur Kesra di Desa Kunjir yang bangunan rumahnya rata dengan tanah, akibat sapuan gelombang tsunami pada 22 Desember 2018.

“Berharap, pemerintah daerah bisa merelokasi tempat tinggal baru. Sebab, kami selain trauma akan kejadian seperti ini lagi, juga tak mungkin mengungsi seperti ini selamanya,” ucapnya.

Menurut Zaharudin, saat ini sebagian dari warganya terpaksa harus mengungsi ke desa lain dan juga pegunungan.

“Jaraknya dari lokasi ini ketempat pengungsian kurang lebih sekitar dua kilometer. Kita sengaja turun kesini (lokasi bencana) guna mencari harta benda kami yang mungkin masih bisa diambil dan manfaatkan,” imbuhnya.

Sedikitnya, ada 23 warga di Dusun IV Desa Kunjir ini yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia akibat sapuan gelombang tsunami. (*)