oleh

Radius 500 Meter Selat Sunda Masih Zona Waspada Tsunami

BANDARLAMPUNG- Area dalam radius 500 meter dari tepi pantai Selat Sunda yang berada pada elevasi rendah (kurang dari 5 meter di atas permukaan laut) masih ditetapkan sebagai zona waspada tsunami menurut pejabat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam siaran pers Minggu (6/1) dini hari.

Deputi Bidang Geofisika BMKG Muhamad Sadly menyatakan, penetapan zona waspada tsunami itu dilakukan berdasarkan informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengenai perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau dengan mempertimbangkan kondisi lereng/tebing dasar laut dan potensi kegempaan di Selat Sunda.

BMKG mengimbau warga tetap tenang namun waspada saat beraktivitas di pantai/pesisir Selat Sunda dalam radius 500 meter dari tepi pantai yang berada pada elevasi rendah.

Baca Juga :  Pangdam II/Swj Tutup Latihan Posko I Korem 043/Gatam Ta.2020.

Warga diminta memantau perkembangan informasi mengenai kewaspadaan bahaya tsunami melalui situs, aplikasi mobile dan media sosial InfoBMKG, serta memonitor perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui aplikasi MAGMA INDONESIA Badan Geologi.

BMKG beserta Badan Geologi dengan dukungan TNI dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman masih tetap terus memantau, dan akan terus menyampaikan informasi perkembangannya, kata M Sadly.

Pada Sabtu (5/1) malam, warga di pesisir Kota Bandarlampung, seperti di kawasan Gudang Lelang dan Gubuk Sero, Telukbetung, dihebohkan oleh kabar mengenai air laut yang naik ke daratan.

Beberapa warga di Gubuk Sero, Gudang Lelang, dan Kangkung, Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras, Bandarlampung, sempat berlarian keluar rumah gara-gara isu air laut di pesisir naik, yang kemudian diketahui tidak benar.

Baca Juga :  Zona Merah Belum Berakhir, Masyarakat Masih Abaikan Protokol Kesehatan

Belakangan isu air laut naik dan ancaman tsunami susulan beberapa kali menyebar di kalangan warga kawasan pesisir di Lampung. (Ant/JJ).

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed