oleh

Tuntutan untuk Keadilan Yogi Kembali Dilantangkan

BANDARLAMPUNG – Gerakan Solidaritas Keadilan untuk Almarhum Yogi Andhika kembali turun ke jalan. Di Tugu Adipura, Bandarlampung, Senin (7/1), mereka menuntut keadilan ditegakkan atas kasus penganiayaan yang mengakibatkan kematian Yogi Andhika.

Penanggung jawab aksi Didi Djunaidi dalam orasinya melantangkan bahwa proses hukum kasus ini telah berjalan, bahkan sudah ada yang menjadi tersangka dan ditahan. Namun, tegasnya, dalang penganiayaan masih bebas berkeliaran.

Atas nama gerakan, Didi juga mengungkapkan keraguannya apakah tersangka yang sudah ditetapkan terkait langsung dengan motif dan kasus pembunuhan tersebut.

“Kita ragukan itu, karena penyidikan tidak transparan,” jelas Didi Djunaidi di Tugu Adipura Bandarlampung, Senin, (7/1).

Menurut Didi, proses hukum kasus Yogi berjalan sangat lamban. Ia mendesak penyidik berkerja lebih cepat, tepat dan profesional demi menghasilkan keadilan bagi keluarga almarhum serta kepercayaan masyarakat.

Baca Juga :  Rektor UIN Kukuhkan 4 Guru Besar

Sedikitnya ada lima pernyataan sikap yang dilantangkan dalam aksi kemarin.

Pertama, mendesak Panglima Hukum Polri (Polda Lampung), untuk segera mengungkap dan menangkap dalang/aktor penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya Alm Yogi Andhika secara transparan.

Kedua, mendesak penyidik Polda Lampung untuk segera menangkap Sdr. Arnold (Saksi Kunci Pembunuhan).

Ketiga, mendesak Mabes Polri untuk segera membuat tim khusus (Timsus) pengawasan dalam penyidikan kasus atas kematian saudara Alm Yogi Andhika.

Keempat, meminta Komnas Ham dan Kompolnas untuk turut serta mengawal kasus pembunuhan Alm. Yogi Andhika secara tuntas agar tidak ada lagi Yogi-yogi yang Lain.

Kelima, mengajak seluruh lapisan masyarakat (LSM, Ormas, OKP, serta pers untuk terus mengawal proses hukum. (ria)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed