oleh

Jaksa Agung: Jangan Selewengkan Bantuan Bencana, Masyarakat Diminta Ikut Mengawasi

BANDARLAMPUNG – Jaksa Agung M Prasetyo minta Kejaksaan Tinggi di daerah untuk memantau langsung bantuan logistik untuk para korban bencana tsunami Selat Sunda, termasuk di Provinsi Lampung.

Permintaan itu disampaikan Prasetyo dalam video conference di Kejaksaan Tinggi Lampung (Kejati) pada Kamis (3/1), kata Kasi Penkum Kejati Lampung Agus Ari Wibowo di Bandarlampung, Selasa (8/1).

“Video conference digelar pada Kamis (3/1) kemarin. Terkait bencana tsunami di Selat Sunda khususnya di Provinsi Lampung, Jaksa Agung meminta kita untuk memantau bantuan-bantuan yang ada agar jangan sampai diselewengkan atau disalahgunakan,” kata Agus.

Dalam video conference itu, Prasetyo menegaskan, jika ada yang menyelewengkan atau melakukan korupsi bantuan bencana alam maka akan dikenai sanksi dengan pidana hukuman mati.

Baca Juga :  Proyek Embung Lapangan Golf Terkesan Tertutup Berpotensi Rugikan Negara

“Bedasarkan undang-undang pun bagi tindak pidana korupsi maka hukumannya mati. Hukuman mati dijatuhkan karena telah melakukan korupsi bantuan bagi korban bencana alam,” kata dia menerangkan.

Kasi Penkum menjelaskan, Jaksa Agung juga memerintahkan kepada jajarannya di Kejari se-Provinsi Lampung khususnya bidang intelegen untuk turun ke lokasi dan melakukan pemantauan secara langsung apakah ada penyelewengan.

“Sampai saat ini belum ada laporan terkait penyelewengan bantuan bencana alam. Kami juga meminta kepada masyarakat jika ada yang menyewengkan atau mengorupsi bantuan segera laporkan kepada kami,” kata dia.

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed