oleh

Agar Petani Tak Rugi, Bulog Wajib Serap Jagung Rp3.150/Kg

PETANI di sejumlah daerah penghasil jagung mulai melakukan panen jagung. Untuk menjaga kestabilan harga pasar dan memastikan petani tidak merugi, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengingatkan Bulog agar berhenti menyerap jagung dari luar negeri.

Sebab, jelas Mentan, ketersediaan jagung dalam negeri hingga saat ini aman.

Empat tahun lalu, Indonesia impor jagung dari Argentina dan Amerika sebanyak 3,5 juta ton senilainya Rp10 triliun.

Kemudian di tahun 2018 mengimpor 100.000 ton. Di tahun yang sama pula Indonesia mengekspor 380.000 ton. Artinya di tahun 2018 produksi jagung surplus.

Berdasarkan data-data tersebut, Mentan mengingatkan Bulog agar menyerap jagung petani, sekaligus menghentikan importasi jagung.

Terkait harga jagung, Amran dengan tegas menyayakan sesuai dengan perintah Presiden Jokowi, harga jagung di tingkat petani tidak boleh di bawah Rp3.150 per kg. Perum Bulog telah diperintahkan untuk menyerap jagung petani dengan harga tersebut agar petani ke depan tidak merugi.

“Perintah Bapak Presiden, Bulog harus membeli jagung petani Rp 3.150 per kilogram. Tidak boleh di bawah harga ini. Bulog tolong serap cepat, jangan serap dari luar negeri. Kita harus lindungi petani,” tegas Amran. (iwa)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed