Ambrol, TPT Pekon Bumiarum Jadi Sorotan Warga

47

PRINGSEWU – Bangunan Talut Penahan Tanah (TPT) yang ada di Dusun 3 Pekon Bumiarum Kecamatan Pringsewu yang ambrol mulai jadi sorotan masyarakat. Bangunan yang bersumber dari Dana Desa (DD) Pekon Bumiarum tahun anggaran 2017 sudah hampir setengah tahun ini ambrol, namun belum ada tanda-tanda untuk diperbaiki.

Padahal dari informasi yang didapat dari masyarakat bangunan tersebut selesai dibangun dengan anggaran DD tahap pertama di tahun 2017, artinya usia bangunan tersebut belum genap 1 tahun.

Salah satu warga Lusi mengatakan, bahwa TPT yang dibangun tepat didepan rumahnya tersebut ambrol saat hujan lebat dan terjadi sekitar 6 bulan lalu.

” Kalau tanggal persisnya saya lupa mas, yang jelas saat itu hujan lebat sekitar 6 bulan kemaren tahun 2018 ini,” ujarnya.

Terkait hal itu, Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Pekon Bumiarum Dwi Narto saat dikonfirmasi media ini menegaskan jika bangunan TPT dikerjakan sudah sesuai dengan juklak dan juknis yang ada, namun dikarenakan faktor alam, TPT tersebut ambrol.

” TPT ini anggaran tahun 2017, nilainya dibawah Rp100 juta dengan ukuran 80 x 2,5 meter, sudah dikerjaan sesuai spek buktinya begitu ambrol material tidak hancur, memang saat itu kondisi alam sedang tidak baik, hujan lebat waktu itu selain membuat TPT ambrol juga menyebabkan pohon tumbang dibeberapa titik.” paparnya.

Namun ucapan tidak santun dan bertingkah laku kasar serta intimidatif justru dilontarkan oleh Kepala Pekon Bumiarum Mukharil saat media ini mencoba mengkonfirmasi terkait ambrolnya TPT tersebut, bahkan kakon yang terkenal arogan tersebut sempat membanting gelas minuman di hadapan para awak media.

” Konfirmasi apa, maksudnya apa, jangan sok pinter kalian, kalian ini kalau tidak dilawan percuma, sampeyan (awak media) tidak mungkin melawan, paling hukum kalu sampeyan, saya tidak takut sama kalian,” ucapnya kasar.(Her/JJ).