oleh

Inspektorat Diminta Selidikan Dugaan Indisipliner Kasi Sarpras

LAMPUNG UTARA – Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), H. Sofyan, SP. MM, perintahkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Inspektorat lakukan penyelidikan terkait tindakan indisiplioner yang dilakukan oleh Oman Komarudi selaku Kasi Sarana Prasarana (Sapras) Pendidikan Dasar, Disdikbud Lampura.

“Terkait informasi itu, tentu saya sudah komunikasikan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, melalui pak Sekretaris agar tolong dicari informasinya, kemudian diperigatkan sembari nanti saya koordinasikan dengan Inspektorat yang punya wewenang untuk melakukan baik itu pembinaan maupun peyelidikan terkait dengan indisiplioner yang dilakukan oleh oknum tersebut,” ungkap Plh Sekda Sofyan, saat dijumpai di ruang kerjanya, Jumat (25/1).

Menurut Sofyan, sesuai PP Nomor 53 tahun 2010, sanksi akan diterapkan oleh hasil penyelidikan pihak Inspektorat setelah dilakukannya rapat internal.

Baca Juga :  Nelayan Kembali Diserang Buaya Pantai Saumil, Polsek Wonosobo Ingatkan Warga Hati-hati

“Sanksi itu yang tau setelah hasil penyelidikan dari pihak Inspektorat. Tentu apa yang diputuskan oleh Inspektorat nanti akan dirapatkan dan apapun keputusannya akan kita laksanakan,” tegas Sofyan.

Berita sebelumnya, Instruksi Bupati Lampung Utara (Lampura), H. Agung Ilmu Mangkunegara, S.STP. MH, agar menegakkan Peraturan Daerah (Perda) dan menjalankan program Gerakan Disiplin Nasional (GDN) kepada seluruh pegawai serta ASN di Kabupaten Lampung Utara ternyata dianggap sepele oleh Kasi Sarana dan Prasarana (Sapras) Pendidikan Dasar.

Kelakuan tindak terpuji yang seolah-olah menentang kebijakan Bupati Agung, dilkukan Oman Komarudin selaku Kasi Sapras Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampura, ini selalu mangkir alias tidak pernah ngantor.

Baca Juga :  Final, APBD 2021 Waykanan Menunggu Nota Persejutujuan

Diduga kealfaan pria berambut plontos ini, berawal dari dirinya diberi tugas tambahan sebagai PPK DAK 2017 dan DAK 2018 kemarin. Setiap proyek DAK mulai direalisasikan ia pasti mulai tidak pernah ngantor berbulan-bulan bahkan hingga sampai hari ini.

Hal ini dibenarkan bahkan dikeluhkan oleh Sekretaris Disdikbud Lampura, H. Syaiful Nawas, S.Pd. MM. “Saya sendiri sudah kesal. Atas perintah pak Kadis, Oman sudah kita panggil beberapa kali atas ketidak hadirannya selama ini. Saya panggil secara pribadi sudah, bayangi bahkan saya kerumahnya malam segala macam,” keluh H. Syaiful saat dijumpai oleh media ini diruang kerjanya. kemarin (18/1).

H. Syaiful menegaskan bahwa saat ini Oman masih dalam proses pihaknya tapi setelah itu selanjutnya akan diserahkan ke pihak Inspektorat. “Dia harus diproses lebih lanjut, sudah tiga kali ini kita proses dan ini masih dalam proses juga. Nanti kita serahkan kepihak Inspektorat,” katanya. (Tedi/Pis/JJ).

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed