oleh

Pembobol Warung Dibekuk

PRINGSEWU – Pelaku pencurian dengan pemberatan DK (18) warga Pekon Patoman, Kecamatan Pagelaran di bekuk polisi usai membobol warung milik Triyoso (52) warga Pekon Pagelaran, Kecamatan Pagelaran, Selasa (29/1/19) pukul 03.00 WIB.

Selain DK, polisi juga menangkap dua rekannya yakni ER (17) warga Pagelaran dan NO (16) warga Bulok, Tanggamus.

Kapolsek Pagelaran Iptu. Edi Suhendra menjelaskan tersangka DK di amankan polisi karena tertidur di warung, sementara dua rekan ER sudah kabur membawa barang dan uang yang digasak dari warung.
“Kemungkinan kelelahan usai membobol warung korban,” ungkapnya.

Kapolsek mengatakan awalnya tersangka DK bersama ER masuk ke warung kemudian mengambil barang dan uang korban. Lalu ER keluar lebih dahulu untuk membawa barang-barang hasil curian. Namun DK kelelahan sehingga tertidur di dalam warung,” kata Iptu Edi Suhendra, Rabu (30/1/2019).

Baca Juga :  Polsek Blambangan Umpu Ringkus Pencuri HP

Sementara itu pelaku curas seorang pelajar asal Kabupaten Pesawaran berinisial WR (18), ditangkap jajaran Polsek Gadingrejo karena melakukan pencurian kendaraan bermotor dengan modus begal.

Pelaku bersama ketiga rekannya yakni Lu (20), Su (25), dan Fa (18), warga Kecamatan Way Lima, Pesawaran, masih dalam pengejaran.

Kapolsek Gadingrejo AKP Sarwani, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, Rabu (30/1/2019), menjelaskan pelaku ditangkap atas laporan korban Rizki Hariyansyah (17), pelajar SMK, warga Pekon Banjarmasin, Kecamatan Bulok Kabupaten Tanggamus.

“Tersangka ditangkap di Pekon Wates Timur, Kecamatan Gadingrejo, tanpa perlawanan, Minggu (27/1/2019), sekitar pukul 00.30,” ungkapnya.
Kapolsek menambahkan petugas menangkap tersangka saat hendak melakukan perbuatan yang sama bersama ketiga rekannya.

Baca Juga :  Polisi Bekuk Pelaku Penembakan Petani Sawit di Mesuji

“Modus para pelaku menghampiri korban dan mengajak mengobrol, setelahnya pelaku meminta korban untuk mengantarkan mengambil sepeda motor. Namun, sesampai di lokasi pelaku menodong korban dengan menggunakan sebilah senjata tajam jenis pisau sehingga korban pasrah dan kemudian tersangka membawa kabur motor korban,” tambahnya.

Dari hasil pengembangan, tersangka mengaku telah melakukan tiga kali aksinya termasuk yang telah terungkap yakni pada Januari 2019. “Tersangka tidak mengetahui saat ini keberadaan motor tersebut. Sebab, telah dijual oleh pelaku LU dan atas penjualan mendapatkan bagian Rp500 ribu,” kata dia.sbn.com

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed