oleh

Kakon Arogan Akhirnya Minta Maaf

PRINGSEWU – Terkait arogansi Kepala Pekon Bumiarum tehadap beberapa wartawan yang sempat Viral di Facebook, media Cetak, Elektronik dan Online beberapa hari lalu, akhirnya Kepala Pekon Bumi Arum mendatangi Kantor DPC AWPI Pringsewu, Kamis (31/1)

Kedatangan Mukharil di dampingi perwakilan Ketua Adepsi Kecamatan Pringsewu, Dwi Indrawati disambut baik oleh Ketua DPC AWPI Pringsewu Ahmad Khattab beserta Ketua DPC KWRI Pringsewu, Margono dan anggota yang tergabung di dalam lembaga tersebut.

Dalam kesempatan ini, Kepala Pekon Bumi arum Mukhail mengucapkan permohonan ma’af yang sebesar-besarnya terhadap seluruh wartawan yang ada di Kabupaten Pringsewu atas ucapan saya yang kurang sopan beberapa hari yang lalu saat rekan rekan wartawan akan konfirmasi, “Saya tidak bermaksud untuk menghina profesi wartawan, semua itu karena ketidaktahuan saya terhadap tugas dan tupoksi wartawan”.ucap mukharil

Baca Juga :  Dua Personil Satlantas Polres Pringsewu Terima Penghargaan

Permohonan maaf Mukharil kepada insan pers terutama yang tergabung di Lembaga Wartawan yakni AWPI dan KWRI Pringsewu, atas perilaku yang sudah dilontarkan pada saat wartawan akan melakukan konfirmasi terkait ambrolnya bangunan talud di pekon setempat.

“Dengan kesadaran diri pribadi saya minta maaf kepada kawan-kawan media atas apa yang telah saya lakukan, entah penyampaian kata-kata saya yang kurang pantas maupun perilaku saya, juga semoga ini menjadi pelajaran bagi saya dan menjadi hikmah”pungkasnya.

Senada disampaikan oleh Kepala Pekon Fajar Agung Dwi Indrawati selaku APDESI Kecamatan Pringsewu, atas nama pegayuban APDESI meminta maaf apa yang sudah dilakukan oleh kepala Pekon Bumiarum, semoga dengan kejadian tersebut menjadi sebuah pelajaran bagi kepala Pekon Se-Kabupaten Pringsewu.

Baca Juga :  Kapolres Pesawaran Sertijab Kasat Binmas Serta Kapolsek Padang Cermin

“Semoga dengan adanya kejadian ini menjadi pembelajaran bagi kita semua khususnya bagi kepala Pekon Se-Kabupaten Pringsewu, Selain itu juga kita akan ambil hikmahnya, untuk kedepan apapun bentuknya kita akan lebih dengan kehati-hatian dalam menghargai dan menghormati sesamanya,” tandasnya.

Mewakili insan pers ketua DPC AWPI Pringsewu Ahmad Khottob dan Ketua KWRI Morgono, S.Sos menyatakan bahwa menerima niat dari kepala Pekon Bumiarum Mukharil untuk meminta maaf atas apa yang dilakukannya terhadap profesi wartawan. Dengan adanya kejadian tersebut harapannya jangan sampai terulang kembali, sebab tugas wartawan dilindungi oleh Undang-undang Pers Nomor 40 Tahun 1999. (Edison/JJ)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed