KPK Dalami Aliran Uang Fee Proyek ke Khamami

27

BANDARLAMPUNG- KPK mulai mendalami dugaan sumber uang fee proyek di Dinas PUPR Mesuji yang mengalir ke Bupati Mesuji Khamami. Sedikitnya sudah ada 26 saksi yang diperiksa KPK untuk menguak aliran dana dari paket proyek tersebut.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pihaknya sudah memeriksa 25 orang. Semuanya masih berstatus sebagai saksi. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami sumber uang yang mengalir ke Bupati Mesuji Khamami yang diduga bersumber dari paket-paket pengerjaan proyek.

“Dua hari berturut-turut sudah dilakukan pemeriksaan kepada 25 orang saksi. Seluruhnya dilakukan di Mapolres Lampung Tengah,” kata dia, dalam keterangan tertulis, Kamis (31/1).

Sejauh ini belum ada informasi lanjutan, apakah akan ada tersangka baru dari hasil pemeriksaan selama dua hari tersebut.

Untuk diketahui, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Kadis PUPR Nazmul Fikri (NF) terkait OTT Bupati Mesuji, Khamami. NF, bersama 12 orang lainnya, diantaranya para pejabat ULP dan Pokja Konstruksi diperiksa di Polres Lampung Tengah, Kamis (31/1).

Sehari sebelumnya, penyidik KPK sudah melakukan pemeriksaan terhadap 13 orang, yakni Plt Sekda Kabupaten Mesuji Adi Sukamto, pejabat di Dinas PUPR, pihak ULP, Pokja Barang dan Swasta.

NF adalah salah satu pejabat yang dipromosikan Khamami menjadi Kadis PUPR. Ia dikenal sangat dekat dengan bupati. Kedekatan mereka sudah terbangun sejak Khamami menjadi calon bupati Tulangbawang, dimana NF menjadi salah satu tim sukses andalan Khamami. Kerja-kerja politik itu berlanjut hingga Khamami menjadi calon bupati Mesuji.

NF dilantik menjadi Kadis PUPT oleh Wakil Bupati Mesuji H Saply TH bersama 72 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Kepala Sekolah, di Aula Kecamatan Tanjungraya, Desa Brabasan Kecamatan Tanjungraya, Selasa 7 Agustus 2018.

Dalam pelantikan tersebut ada 2 pejabat eselon II di antaranya, Najmul Fikri menempati jabatan baru sebagai Kepala Dinas PUPR Mesuji, Wawan Suhendra yang semula Kabid Binamarga menjabat sekertaris PUPR Mesuji, Sunardi menjabat Kepala Dinas PMD Mesuji.

Sejauh ini, KPK baru menetapkan lima tersangka dalam kasus suap di PUPR Mesuji, yakni Bupati Mesuji Khamami dan adiknya Taufik Hidayat, Sekretaris Dinas PUPR Mesuji Wawan Suhendra. Ketiganya diduga sebagai penerima suap.

Sedangkan dua tersangka lainnya yang diduga sebagai pemberi; Sibron Azis (Pemilik PT Jasa Promix Nusantara dan PT Secilia Putri) dan Kardinal (swasta). (Iwa/JJ).