oleh

Bandarlampung Dinilai Daerah Rentan Narkoba

BANDARLAMPUNG – Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung Kombes Pol Shobarmen mengungkapkan, tiga daerah dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung rentan terhadap penyalahgunaan narkoba hingga peredaran berbagai jenis narkoba.

“Kita melihat dari beberapa wilayah cenderung para penyalahguna narkobanya memang banyak, seperti Bandarlampung, Lampung Tengah, dan Tulangbawang. Daerah itu yang kita indikasikan wilayah yang rentan terhadap narkoba,” kata Shobarmen, Minggu (3/2).

Dari tiga daerah yang rentan terhadap peredaran narkoba, Polda Lampung juga memiliki sejumlah target operasi (TO) dari beberapa hasil pengembangan terhadap para tersangka yang terlebih dahulu ditangkap.

Penangkapan tersebut kemudian dikembangan untuk mengetahui pemasok narkoba selama ini yang telah merugikan masyarakat Lampung.

Baca Juga :  Dewan Penasehat PWI Lampung Angkat Bicara Soal Permintaan Maaf Alzier

“Ada beberapa hasil pengembangan dari tersangka yang kita tangkap seperti pengedar kecil dan kita telusuri sehingga kita dapatkan beberapa nama yang jadi pemasok. Itu rutin, baik pengguna maupun pengedar, bahkan bandarnya pun kita upayakan untuk ditangkap dari beberapa tempat yang telah kita indikasikan rentan narkoba,” kata dia.

Disamping itu, Polda Lampung dan seluruh jajarannya terus mengupayakan pencegahan agar peredaran narkoba tidak meluas hingga ke pelosok daerah.

Seluruh jajarannya terus melakukan sosialisasi, penyuluhan terhadap seluruh elemen dari pelajar, wiraswasta dan sebagainya, katanya.

“Dua upaya yang kita lakukan, yakni pencegahan dan pemberantasan, serta penegakan hukum,” ujar Dirresnarkoba.

Selain melakukan sosialisasi dan penyuluhan, langkah yang dilakukan Polda Lampung juga melaksanakan aktifitas rutin seperti melakukan razia tempat hiburan malam dan tempat-tempat yang diindikasikan potensi ajang pesta narkoba.

Baca Juga :  Kasrem 043/Gatam Hadiri Musyawarah Olahraga Indonesia Woodball Asosiasi Pengurus Provinsi Lampung

“Itu rutin kita lakukan di tempat hiburan malam, baik yang kecil hingga yang besar dengan tujuan mengurangi penyalahgunaan narkoba hingga peredarannya,” katanya.

Shobarmen menegaskan dirinya tidak segan-segan memerintahkan personelnya untuk menindak tegas setiap pengedar yang melakukan perlawanan dan membahayakan anggota pada saat dilakukan penangkapan.

“Narkoba ini merupakan perintah negara untuk melakukan tindakan tegas kepada para pengedar sekaligus bandarnya,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Sulistyaningsih mengatakan, pihaknya tidak ada henti-hentinya dalam memberantas narkoba di Provinsi Lampung yang sangat marak dan mudah untuk didapatkan.

“Kita selalu meningkatkan pencegahan, seperti razia, penyuluhan ke sekolah dan masyarakat melalui Bhabhinkamtibmas setiap saat,” katanya.

Baca Juga :  Himalaya Gelar Webinar Jurnalistik

Sulis juga menegaskan akan menindak tegas para pengedar yang melawan saat akan ditangkap. Bahkan para pengedar akan ditembak mati jika berdampak membahayakan personel. “Jika kita berikan tindakan peringatan ternyata masih tidak jera, kita akan lakukan tembak di tempat,” tegasnya.(ant)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed