Debat Kedua Pilpres Tetap Berlangsung 90 Menit

22

KOMISIONER Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan, mengatakan debat kedua pilpres tetap akan digelar selama 90 menit. Debat kedua yang akan mempertemukan calon presiden (capres) nanti masih akan terbagi ke dalam enam segmen.

“Kurang lebih (debat kedua) tetap 90 menit. Hanya hanya saja, dari 90 menit itu nanti terbagi dalam enam segmen,” ujar Wahyu ketika dihubungi wartawan, Selasa (5/2).

Dengan demikian, durasi bersih untuk debat kedua ini masih sama dengan debat pertama pada 17 Januari lalu. Tetapi, dalam debat kedua ini KPU akan mengatur kembali durasi di setiap segmen.

Menurut Wahyu, akan ada segmen yang waktunya ditambah dan dikurangi. Penambahan waktu nanti kemungkinan besar akan menyasar segmen keempat yang rencananya akan dibuat lebih fleksibel.

“Terutama di sesi keempat itu bagaimana supaya prosesnya dibuat penuh fleksibel, lebih memungkinkan bagi kandidat untuk mengeksplorasi visi, misi dan program,” ungkap Wahyu.

Untuk membahas teknis pengaturan waktu ini, KPU bersama TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, BPN Prabowo-Sandiaga Uno dan media penyelenggara akan menggelar rapat pada Rabu (6/2) sore. “Kami akan membahas persiapan teknis penyelenggaraan debat kedua. Karena secara teknis ada hal-hal yang belum tuntas pembahasannya. Maka besok kami lanjutkan rapat pembahasan itu,” ujar Wahyu.

Dia memaparkan, sebanyak delapan orang pakar yang sebelumnya diumumkan menjadi panelis kini sudah ditetapkan secara resmi. Penetapan delapan orang akademisi dari sejumlah perguruan tinggi itu sudah tertuang dalam surat keputusan (SK).

Meski begitu, KPU belum memastikan jadwal pertemuan dengan para panelis. Rencananya, pertemuan dengan panelis digelar setelah pembahasan teknis persiapan debat kedua pilpres selesai.

Debat kedua pilpres dijadwalkan digelar di Hotel Sultan, Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat pada Ahad, 17 Februari mendatang. Debat kedua nanti merupakan debat antarcapres, yakni Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto.

Dalam debat kedua, ada sejumlah tema yang akan dibahas, yakni energi dan pangan, SDA dan lingkungan hidup serta infrastruktur. Dua moderator, yakni Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki akan memandu jalannya debat tersebut.

Adapun nama delapan orang panelis yang akan menyusun pertanyaan terkait tema-tema debat adalah Rektor Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) periode 2015-2019 Prof Joni Hermana, Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria yang merupakan ahli pertanian dan ekologi manusia, ahli pertambangan Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Irwandy Arif, pakar energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Ahmad Agustiawan, pakar lingkungan Universitas Diponegoro (Undip) Sudharto P Hadi, pakar hukum lingkungan dari Universitas Airlangga (Unair) Suparto Wijoyo, Direktur Eksekutif WALHI Nur Hidayati serta Sekretaris Jenderal Konsorsium Pengembangan Agraria (KPA) Dewi Kartika.(*)