oleh

Imlek Dimaknai Harus Bermanfaat Bagi Sesama

BANDARLAMPUNG- Romo di Wihara Thay Hin Bio, Bandarlampung, Joni Hadianto, mengatakan bahwa perayaan Tahun Baru Imlek dimaknai manusia harus bermanfaat bagi sesama.
“Artinya harus bermanfaat bagi sesama,” katanya di Wihara Thay Hin Bio, Selasa (5/2).

Ia menyebutkan, tahun ini masih termasuk dalam unsur tanah dimana tanah selalu bermanfaat bagi seluruh kehidupan.
“Unsur tanah itu bisa menghidupkan, memberikan manfaat kepada orang dan memberikan kedamaian serta keamanan,” katanya.

Menurutnya, perayaan Imlek dari tahun ke tahun dimanfaatkan warga etnis Tionghoa sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta sebagai sarana berbagi kepada sesama yang dapat mendekatkan dan menenangkan rohani.

Romo Joni menjelaskan, untuk tahun ini Wihara Thai Hin Bio tidak mengadakan acara khusus dan keramaian, namun pihaknya juga tidak melarang bagi orang – orang yang ingin merayakan Imlek dengan meriah bersama keluarganya.

Baca Juga :  Empat Fokus Kebijakan Pemerintah dalam APBN 2021

“Tidak ada acara khusus di sini, karena kami masih turut prihatin atas bencana yang terjadi pada tahun lalu yang memakan banyak korban,” katanya.

Ia mengatakan, Wihara Thay Hin Bio sendiri dalam perayaan Imlek menyiapkan enam orang biksu untuk memurnikan dan menenangkan jiwa mereka, untuk mencapai harapan yang diinginkan orang berdoa, serta agar lebih bersemangat dalam menjalani kehidupan.

Selain itu, dia mengharapkan pada Pemilu 2019 akan berjalan dengan damai, tenang, dan bahagia siapaun yang akan menang nantinya. (Ant/JJ).
Cap: Atraksi barongsai dan wushu di salah Mall di Bandarlampung, Selasa (5/2/2019), (Antara Lampung/Dwi Agustina S).

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed