oleh

Pringsewu 5 Besar Penilaian PPD

PRINGSEWU – Setelah lolos pada tahap pertama, Kabupaten Pringsewu mengikuti penilaian tahap II Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD). Penilaian untuk tahap ini meliputi verifikasi dan wawancara.

Terkait hal tersebut, tim penilai yang berasal dari Pemerintah Provinsi Lampung dan tim penilai independen yang dipimpin Kepala Bappeda Provinsi Lampung Herlina Warganegara, S.E., M.M. mengunjungi Kabupaten Pringsewu.

Bupati Pringsewu H.Sujadi yang menerima kunjungan tim penilai PPD di aula utama kantor sekretariat Pemkab Pringsewu, Selasa (19/2) didampingi sejumlah anggota DPRD, Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Drs.A. Budiman P.M., M.M. dan para asisten ini mengatakan, Pringsewu yang saat ini berusia sepuluh tahun, dari segi luas wilayah merupakan kabupaten terkecil di Provinsi Lampung (625 km persegi), dengan jumlah penduduk 397.319 jiwa, tersebar di 126 pekon dan 5 kelurahan dalam 9 kecamatan.

Baca Juga :  Tekab 308 Polres Mesuji Bekuk Pelaku Curas di Desa Brabasan

Tahun 2019 ini, kata bupati, merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Kabupaten Pringsewu 2017-2022 dengan Visi ‘Berdaya saing, Harmonis dan Sejahtera’, dengan misi yakni Meningkatkan kualitas infrastruktur publik dan permukiman secara merata, Mewujudkan SDM yang unggul dan berkarakter, Meningkatkan daya saing perekonomian masyarakat, Memperkuat kualitas ketahanan pangan dan lingkungan hidup yang berkelanjutan, serta Meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan ketenteraman masyarakat.

Kepala Bappeda Provinsi Lampung sekaligus penanggungjawab penilaian Herlina Warganegara, S.E., M.M. mengatakan Pringsewu merupakan salah satu dari 5 kabupaten/kota di Provinsi Lampung yang lolos pada penilaian tahap pertama, yakni terdiri dari 3 kabupaten dan 2 kota. “Bagi kabupaten/kota yang lolos di tahap kedua ini, selanjutnya akan diikutsertakan pada penilaian serupa di tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Bappenas,” katanya.

Baca Juga :  Ricuh Akibat Saling Klaim Lahan Sawit, Satu Warga Tertembak Hingga Tewas

Dalam kaitan ini, kata Herlina, fungsi Bappeda Provinsi Lampung adalah sebagai perpanjangan tangan dari Bappenas terkait penilaian PPD.
“Oleh karena itu, saya perlu menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu Pemerintah Kabupaten Pringsewu sehingga Pringsewu bisa seperti saat ini,” ujar dia.

Turut hadir pada acara tersebut, para staf ahli, inspektur, para kepala OPD Kabupaten Pringsewu, Ketua MUI Pringsewu KH.Hambali, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Pringsewu Drs.H.Wanawir A.M., M.M., tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh wanita, ketua OKP, LSM, pelajar dan mahasiswa, serta insan pers. (Edi/JJ).

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed