oleh

Herman HN Imbau Warga Tak Buang Sampah ke Laut

BANDARLAMPUNG – Wali Kota Bandarlampung, Herman HN, mengimbau warga, terutama di kawasan pesisir, untuk tak membuang sampah ke pinggir pantai atau laut.

“Kami berharap pantai lebih bersih dan masyarakat sekitar pantai dapat lebih sehat, karena itu jangan buang sampah di laut,” kata Herman HN, pada apel bersama dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di Bandarlampung, Kamis, (21/2).

Wali Kota juga mengimbau masyarakat jangan membuang sampah di sungai yang bermuara ke laut agar perairan tidak tercemar.

Kegiatan yang mengangkat tema “Kelola Sampah Untuk Hidup Bersih, Sehat dan Bernilai” itu bertujuan untuk terwujudnya program bersih laut dan pantai secara berkesinambungan.

Selanjutnya, kegiatan tersebut diharapkan adanya penurunan jumlah sampah yang ada di laut, membentuk komunitas peduli laut dan sampah serta mengimbau pemerintah daerah untuk memberikan solusi tentang sampah di wilayah pemerintah daerah kabupaten/kota.

Baca Juga :  Herman HN: Ayo Guru Kompak Bentuk Akhlak Anak 

Kapolda Lampung, Irjen Purwadi Arianto, mengatakan, apel Hari Peduli Sampah Nasional ke-14 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk melaksanakan pola hidup bersih dan sehat.

Menurut Kapolda, proses terurainya sampah khususnya plastik sangat lama, dan apabila dibiarkan menumpuk di suatu tempat dapat menganggu sanitasi dan akan berdampak pada terganggunya kesehatan.

Melalui peringatan HSPN, Kapolda mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap sampah, paling tidak pribadi yang ikut dalam kegiatan bersih sampah di Pantai Sukaraja Bandarlampung, bisa menjadi pioner didalam keluarga dan lingkungan sekitar.

“Semua pihak harus bersama-sama peduli akan sampah untuk mewujudkan hidup bersih, serta mengurangi penggunaan plastik dalam sehari hari,” ujar Irjen Purwadi Arianto.

Baca Juga :  Gubernur Lampung Buka Uji Kompetensi Pejabat Administrasi Di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung

Acara bersih sampah yang dipusatkan di Pantai Sukaraja Bandarlampung itu, diikuti personil Polda Lampung, Lanal Lampung, Basarnas, BPBD Kota Bandarlampung, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandarlampung, Walhi Lampung, dan sekitar 2.000 masyarakat/nelayan Bandarlampung. (ant)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed