oleh

Bandarlampung Kini Punya Poliklinik Rehabilitasi HIV/AIDS

BANDARLAMPUNG – Wali Kota Bandarlampung Herman HN meresmikan poliklinik rehabilitasi bagi pengguna narkoba dan penderita penyakit HIV/ AIDS.

“Dengan adanya poliklinik masyarakat dapat dengan cepat merehabilitasi keluarganya yang terkena narkoba di sini tanpa dikenakan biaya,” kata Herman, usai peresmian poliklinik narkoba tersebut, di Bandarlampung, akhir pekan lalu.

Ia menyebutkan, poliklinik yang sebelumnya Kantor Dinas Perhubungan Kota Bandarlampung, di Jl Basuki Rahmat, Bandarlampung itu diharapkan dapat membantu masyarakat yang sudah terlanjur menggunakan barang – barang terlarang tersebut.

Ia mengatakan pusat rehabilitasi ini diperuntukan bagi para pecandu narkotika dari daerah manapun dan akan dibuka selama dua puluh empat jam.

Herman mengatakan bahwa sangat penting bagi pemerintah dalam memperhatikan kesehatan masyarakat karena apabila mereka sehat semua ke depannya dapat bahu membahu dalam hal pembangunan Kota Bandarlampung.

Baca Juga :  DPRD Provinsi Lampung Sahkan Perda AKB

Sementara itu, Deputi BNN Yunis Farida Oktaris sangat mengapresiasi Wali Kota Bandarlampung terhadap pembangunan Poliklinik Narkoba dan HIV/AIDS tersebut.

“Poliklinik rehabilitasi yang ada di Bandarlampung sendiri sangat strategis karena berada di tengah kota,” katanya

Yunis menjelaskan untuk fasilitas di poliklink rehabilitasi di sini sudah cukup memadai, namun nantinya mengharapkan kepada wali kota agar ada penambahan rawat inap, baik untuk dirujuk atau rawat inap di poliklinik tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa pengguna narkoba di Tanah Air mencapai 1,77 persen dari jumlah penduduknya, dengan rentang usia 10 sampai 59 tahun, artinya sekitar 3-5 juta orang Indonesia terkena narkoba, dan Lampung sendiri termasuk dalam 10 besar penyalahgunaan tersebut.

Baca Juga :  Kasrem 043/Gatam Hadiri Musyawarah Olahraga Indonesia Woodball Asosiasi Pengurus Provinsi Lampung

Menurutnya, Kota Bandarlampung berperan untuk menyikapi permasalahan narkoba selama ini karena sudah memperhatikan para penyalahgunaan narkoba dengan adanya Poliklinik Rehabilitasi Narkoba, HIV/AIDS

“Karena bila tidak kita lakukan rehabilitasi pecandu tidak akan mengerti bagaimana cara mengendalikan dirinya,” tambah dia. (ant)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed