oleh

Pemancing Ditemukan Tewas di Perairan Katibung

  • Cap : Tim Basarnas Lampung tengah berupaya mengangkat Jenasah Junaidi (50) yang ditemukan meninggal di perairan Cuku Belatung, Sabtu (23/2) (Foto : Basarnas/Dok)

BANDARLAMPUNG – Junaidi, pria berusia 50 tahun yang merupakan seorang nelayan di Dusun Sinar Laut, Katibung, Lampung Selatan, ditemukan meninggal dunia saat sedang memancing di perairan Katibung.

“Korban dilaporkan hilang oleh keluarganya saat pergi memancing pada Jumat (22/2) kemarin,” kata Humas Basarnas Lampung Deni Kuriniawan saat dikonfirmasi, Sabtu (23/2).
Deni menjelaskan, sebelumnya salah satu rekan memancing korban sempat melihat perahu korban di perairan Katibung dalam keadaan kosong.

“Sebelum melaporkan ke keluarga korban, rekannya ini sempat menunggu hingga malam namun korban tidak juga kembali sehingga mereka pulang dan melaporkan peristiwa itu,” kata dia.
Mendapat laporan itu, kemudian Tim Basarnas Lampung mengerahkan sebanyak tujuh personel dan bergerak menuju perairan Katibung sejak Sabtu pagi.

Baca Juga :  Warga Sekitar Keluhkan Debu Proyek Perluasan Lapangan Golf Sukarame

Basarnas juga berkoordinasi dengan kepala desa dan Dit Polair yang berada di Pos Batu Payung untuk melaksanakan pencarian di sekitar lokasi kejadian.
“Tim Unit Siaga SAR Bakauheni dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 03 melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian,” kata dia.
Setelah dilakukan pencarian, sekitar pukul 12:57 WIB, Basarnas Lampung mendapatkan informasi dari Dit Polair bahwa telah ditemukan jenazah di Perairan Cuku Belatung.

Kemudian Basarnas langsung menuju lokasi dan melakukan evakuasi menuju Dermaga Batu Payung.
“Korban ditemukan dengan jarak sekitar enam kilometer dari lokasi kejadian. Usai kita bawa ke dermaga, keluarga memeriksa dan mengkonfirmasi bahwa yang meninggal adalah keluarganya yang telah hilang sejak Jumat malam,” kata Deni. (Ant/JJ)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed