oleh

HMI Desak Kejari Periksa PJ Sedakkab Tanggamus

BANDARLAMPUNG- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bandarlampung mempertanyakan kinerja Kejari Tanggamus, terkait laporan HMI atas dugaan penyimpangan pada pelaksanaan proyek pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) senilai Rp3 miliar, APBD Tanggamus 2016.

Yang mana pada saat itu, selaku kuasa pengguna anggaran (KPA) Drs Hamid Heriansyah, yang kini menjabat Pj Sekdakab Tangamus.

“Kami mempertanyakan kredibilitas Kejari Tanggamus atas laporan kami terkaikt dugaan penyimpangan proyek PJU Dishub Tanggamus tahun 2016 yang sudah dua bulan ini belum ada tindaklanjut,” ungkap Ketua HMI Bandarlampung Husni Mubarak, via telepon, Senin (25/2).

Dipaparkan Husni, jika proyek PJU yang dikelola Dishub Tanggamus ini dikerjkaan oleh CV banyu Biru, diduga lelangnya sudeh terkondisi. Selain itu, lokasi pekerjaan PJU ini berubah.

Baca Juga :  Pemkot Bandarlampung Belum Tentukan Jadwal KBM Tatap Muka

“ Untuk itu kami meminta Kejari untuk segera menindaklanjuti laporan kami,” tegasnya.
Selain itu, kata Husni, penyimpangan proyek konsultan untuk pengadaan jalur kereta api yang dilaksanakan Dishub Tanggamus senilai Rp380 juta tahun 2016 juga diduga dilaksananakn tidak sesuai dengan perencaaan.
Diduga pihak konsultan tidak melakukan riset atas proyek ini, melainkan copy paste dari perencanaan proyek yang sudah ada yakni jalur kereta api Pringsewu-Tanggamus.

“Proyek ini sangat tidak mungkin dilaksanakan, sebab jalur Pringsewu-Tanggamus merupakan daerah pegunungan. Proyek sangat mubazir dan sia-sia,” ungkapnya.

Untuk itu, Husni mendesak Kejari untuk segera melakukan proses hukum atas laporan HMI Bandarlampung pada tanggal 17 Desember 2018.
“Kejari jangan masuk angin,” tandasnya.

Baca Juga :  Melirik Keindahan Tanaman Keladi di Hutan Kota Waykanan

Terkait hal ini, Pj Sekdakab Tanggamus selaku KPA belum berhasil dikonfiimasi. (Tim/JJ).

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed