Lembaga Survei Unggulkan Jokowi-Amin di Lampung

20

BANDARLAMPUNG – Lembaga survei Cyrus Network merilis bahwa Provinsi Lampung akan menjadi lumbung suara potensial bagi pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden 01 Joko Widodo – Maruf Amin, di Sumatera.

“Meski beberapa provinsi-provinsi di Sumatera sebagian besar didominasi oleh pasangan 02 Prabowo-Sandi, namun, Lampung menjadi basis suara terbesar pasangan nomor urut 01,” kata .

CEO Cyrus Network Hasan Nasbi saat merilis survei Opini Publik Peta Politik Lampung di Bandarlampung, Senin (25/2).

Survei Opini Publik Peta Politik Lampung yang dilakukan Cyrus Network ini melibatkan 2.000 responden yang tersebar di 15 kabupaten/kota dan 200 desa/kelurahan dengan margin of error plus minus dua persen.

“Secara nasional Jokowi vs Prabowo punya keunikan masing-masing. Untuk Jokowi sangat mendominasi provinsi-provinsi di Jawa. Sementara, Sumatera sebagian besar dimenangkan oleh Prabowo. Tapi Lampung akan menjadi lumbung suara terbesar bagi 01,” ujar Hasan Nasbi.

Ia menilai hal ini berdasarkan hasil survei Cyrus Network pada rentang 30 Januari – 5 Februari 2019, elektabilitas Jokowi-Amin menunjukkan angka sangat signifikan yaitu 61,5 persen dibandingkan Prabowo-Sandi yang hanya 30,7 persen.

Begitu pula dengan popularitas, pasangan 01 lebih dikenal masyarakat Lampung dengan angka 97,7 persen dibandingkan pasangan 02 sebesar 92,4 persen.

“Ada beberapa alasan responden memilih Jokowi-Amin, diantaranya karena sudah berpengalaman, kinerjanya baik, sederhana, dan merakyat. Sebanyak 52,2 persen mengaku puas dengan kinerja Jokowi sebagai presiden dan 75,7 persen responden menilai Jokowi layak mencalonkan kembali sebagai calon presiden,” kata Hasan.

Hasan menilai dominasi Jokowi-Amin dikarenakan masih banyak masyarakat Lampung yang tidak terkoneksi dengan media sosial, yaitu 64,4 persen , sehingga pilihan mereka lebih cenderung karena merasakan langsung manfaat program kerja kepemimpinan Jokowi, bukan karena isu-isu yang tersebar di sosial media.

“Di Lampung hanya 35,6 persen masyarakat yang terkoneksi dengan media sosial. Ini artinya untuk menjangkau masyarakat Lampung tidak bisa mengandalkan serangan udara, tapi harus langsung, face to face, dan turun langsung door to door. Sepertiga energi dihabiskan di udara, dua pertiga energi dikerahkan ke darat, harus ingat hanya satu pertiga yang tersentuh media sosial,” ujarnya.

Hasan menjelaskan, pasangan Jokowi-Amin hampir tidak pernah memenangkan survei-survei yang di gagas oleh sosial media, sebab basis pendukung Jokowi-Amin bukan pengguna sosial media.

Hasan menyatakan jika nanti ke depannya Jokowi akan sering berkunjung ke Lampung. Karena provinsi ini merupakan populasi terbesar kedua di Sumatera setelah Sumatera Utara, dan Lampung akan menjadi pendongkrak suara untuk capres 01.

“Kemenangan 60 persen di Lampung akan memberikan kontribusi 2,3 persen terhadap suara nasional, angka ini cukup signifikan,” tambahnya.(ant)