oleh

Pembagian Dana PIP SDN 35 Gunungrejo ‘Kicut’

Cap : Poniyem, saat menunjukan buku rekening bantuan PIP tahun 2017 dan 2018, namun yang diterimanya hanya bnatuan PIP 2018 saja.

PESAWARAN – Lagi-lagi puluhan wali murid SDN 35 Desa Gunungrejo merasa kecewa pada pembagian dana bantuan indonisia pintar (PIP) tahun 2017 dan 2018 yang dibagikan oleh kepala SD setempat. Pasalnya pembagian itu masih saja belum sesuai dengan harapan’ mereka.
Menurut Poniyem selaku wali murid penerima bantuan Program Indonisia.Pintar (PIP) ini menjelaskan, ditahun 2017dan 2018 anaknya mendapatkan PIP, tapi yang dibagikan oleh Kepala Sekolah hari ini hanya bantuan ditahun 2018 saja.

“Hari ini saya hanya menerima bantuan PIP ditahun 2018 saja, untuk bantuan ditahun 2017nya tidak ada alias tidak menerimanya padahal dua tahun berturut-turut itu anak saya mendapatkan bantuan PIP. Makanya saya sangat kecewa pada bembagian hari ini, dan saya akan terus menanyakannya pada pihak sekolahan,” ucap Poniyem, saat ditanya di halaman sekolah setempat, Selasa (26/6).

Kekecewaan yang sama dirasakan oleh Muhadi yang selaku wali murid, ia juga sangat kecewa pada pembagian bantuan Program indonisia Pintar (PIP) pada hari ini. sebab, ketika dirinya akan mengambil uang bantuan itu sudah tidak ada lagi alasan kepala sekolah rekening atas nama anaknya ketuker dengan teman lainnya.

Baca Juga :  Cawakot Hj. Anna Morinda Kunjungi Sekretariat DPC AWPI Kota Metro

“Ia. Pas saya mau minta uangnya tidak ada lagi kata kepseknya, alasan kepala sekolah rekeningnya ketukar. Nah ini yang sangat saya sesalkan kok bisa rekening yang atas nama anaknya ketuker”‘ucap Muhadi yang berlalu pergi sembari penuh kekecewaan.

Sementara pengakuan Hasroni selaku kepala sekolah saat di komfirmasi lagi diruang kerjanya terkait persoalan pembagian dana bantuan PIP tahun 2017 dan 2018 yang masih tidak memuaskan wali murid, dirinya mengatakan kalau bantuan itu hari ini (kemarin red )sudah dibagikan sesuai janjinya akan membagikan bagi siswa yang belum menerima.

“Jadi kalau data penerima bantuan PIP yang ada dengan saya tidak sama dengan data yang ada pada LSM Lipan. Sebab, data yang ada sama kita jumlah siswa penerima bantuan PIP tahun 2017 hanya 39 orang. Cuman dari 39 orang itu memang ada 12 orang siswa lagi yang memang belum kita bagikan pada tahun 2017 lalu dikarenakan rekeningnya memang masih di Bank BRI,” ujarnya.

Baca Juga :  Aktifkan Satgas Covid, Lamteng Kumpulkan Seluruh Camat

Sedangkan, Hasroni melanjutkan, pada tahun 2018 jumlah penerima bantuan PIP juga sama, yakni sebanyak 39’orang, dari 39 itu juga ada 4 orang yang buku rekeningnya masih dibank BRI.

“Nah hari ini, kita sudah membagikan untuk 12 orang siswa yang dulu ditahun 2017 yang belum menerima bantuan PIP dan kita juga membagikan PIP ditahun 2018, namun ini juga masih terkendala untuk empat orang siswa yang mendapatkan PIP ditahun 2018 sebab rekening mereka masih dibank makanya kita belum memberikan untuk ke 4 orang ini. Tapi insa allah semua permasalahan yang belum selesai akan cepat diselesaikan,” tutupnya.

Sebelumnya telah diberitan kalau Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Independen Pemantau Anggaran Negara (Lipan) Pesawaran, akan terus mengawal sampai tuntas terkait adanya dugaan pengendapan dana bantuan program indonisia pintar (PIP) yang belum dibagikan oleh pihak sekolahan pada siswa-siswi sekolah Dasar Negri (SDN) 35 Gunungrejo Kecamatan Way Lima. (Mus/JJ).

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed