Pemkot Mulai Ditertibkan PKL

10
  • Cap : Petugas Pol PP Bandarlampung, tengah menertibkan pedagang (Antara Lampung/Dian Hadiyatna)

BANDARLAMPUNG- Pemerintah Kota Bandarlampung tengah gencar menertibkan para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan tidak sesuai pada tempatnya. Penertiban ini dilakukan di dua pasar tradisonal yakni, pasar Panjang dan Tugu.

“Upaya penertiban pedagang ini agar para pedangang tidak berjualan di lokasi – lokasi tempat parkir dan di depan – depan toko,” kata Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja Kota Bandarlampung, Paryanto, Rabu (27/2).
Pihaknya selalu berupaya secara persuasif mengajak para pedagang agar mereka dapat mematuhi aturan yang berlaku dan sudah ditetapkan pemkot setempat.

Paryanto menjelaskan bahwa penertiban yang dilakukan sudah berdasarkan Surat Pengumuman Nomor 300/214/II.03/2019 yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandarlampung.
Ia menjelaskan, isi dari peraturan tersebut terkait larangan berjualan di atas trotoar, jalan umum, di atas siring, dan di depan pertokoan, di depan pagar atau pelataran parkir di wilayah Kota Bandarlampung.

Mantan Kabag Humas Kota Bandarlampung itu juga mengatakan bahwa tindakan penertiban tersebut dalam rangka menegakkan Perda Kota Bandarlampung Nomor 1 tahun 2018 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum.

“Kita tidak melarang namun apabila para pedagang ingin berjualan telah disediakan tempatnya untuk berjualan bukan di lahan parkir,” kata dia.
Penertiban pedagang, lanjutnya, akan dilakukan secara rutin ke setiap pasar tradisional di Kota Bandarlampung sekaligus menyosialisasikan kepada para pedagang agar berjualan di tempat yang sudah disediakan.

“Hal ini kita lakukan agar parkir di pasar menjadi lapang, tidak timbul kemacetan sehingga yang berbelanja juga merasa nyaman,” katanya.
Dalam penertiban pedagang yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Bandarlampung hari ini, telah menertibkan para pedagang yang berjualan tidak sesuai tempatnya di pasar tradisional Panjang dan Tugu, Kota Bandarlampung untuk kembali berjualan dalam pasar tidak pada lokasi parkir. (Ant/JJ).