DPRD Tegaskan Pasar Rakyat Bandarjaya tidak Diperjualbelikan

19

LAMPUNG TENGAH-Terkait adanya indikasi jual beli kios di Pasar Rakyat, Bandarjaya, Lampung Tengah (Lamteng), Wakil Ketua Komisi II DPRD Lamteng, Sumarsono, meminta Bidang Pasar untuk segera melakukan sosialisasi kepada para pedagang bahwa kios di Pasar Rakyat tidak diperjual belikan.

Upaya ini menurutnya, agat Pasar Rakyat bisa berfungsi dengan baik. Kemudian Satpol PP juga dimana tugasnya sebagai penegakkan Perda, Dinas Perhubungan mengenai ketertiban parkir, dan Dinas Perdagangan sebagai pengelolaan pasar.

“Kita semua harus berkomitmen dan sepakat membenahi persoalan ini. Kami (DPRD) akan perjuangan pedagang bisa berjualan di Pasar Rakyat yang telah disediakan pemerintah. Yang pertama pasar ini harus layak digunakan pedagang untuk berjualan, sehingga ada peningkatkan ekonomi nya. Dan harapan kita kedepan, dengan mereka (pedagang) terkordinir dengan baik di satu lokasi, tentu pembinaannya juga akan lebih efektip,” kata Sumarsono, saat menggelar dengar pendapat (hearing) dengan instansi terkait, Selasa (5/3).

Sementara, Kepala Dinas Perdagangan, Edrin Indra Putra menyatakan bahwa dugaan indikasi jual-beli kios dan los di Pasar Rakyat Bandar Jaya tidak dibenarkan. Bahkan ia menegaskan jika ada bawahannya yang terlibat dalam dugaan tersebut akan diproses secara hukum.

“Saya sudah tanyakan kepada bawahan terkait indikasi itu. Tapi pengakuan mereka tidak ada. Dan mereka siap diproses secara hukum jika terbukti melakukan, sesuai dengan arahan bapak bupati.” katanya. (Rendra/JJ).